Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kromosom Y Kian Lemah, Kaum Laki-Laki Perlahan Punah? Evolusi Selalu Punya Kejutan!

Sukma Maharani Putri • Sabtu, 14 Juni 2025 | 20:44 WIB

 

 

 

 

Jangan kaget! Evolusi bisa aja bikin sistem kelamin baru tanpa kromosom Y. 
Jangan kaget! Evolusi bisa aja bikin sistem kelamin baru tanpa kromosom Y. 

Jawa Pos Radar Lawu - Kamu mungkin mengira kromosom Y adalah lambang kejantanan sejati.

Tapi, siapa sangka, justru kromosom ini adalah bagian paling rentan dalam tubuh manusia!

Meski punya gen penting SRY yang menentukan jenis kelamin laki-laki, kromosom Y ternyata sedang di ambang kepunahan.

Nah, gimana nasib laki-laki kalau kromosom Y beneran hilang?

Yuk, kita kulik faktanya!

Kromosom Y: Dulu Perkasa, Kini Melemah

Ratusan juta tahun lalu, kromosom Y dan X punya ukuran serta jumlah gen yang setara.

Tapi, seiring waktu, Y makin menyusut karena tidak mengalami rekombinasi genetik seperti kromosom lain.

Tanpa proses ini, banyak gen di dalamnya rusak atau hilang, bikin kromosom Y jadi rapuh.

Menurut prediksi ilmuwan, kalau tren ini berlanjut, kromosom Y bisa punah dalam waktu sekitar 4,6 juta tahun!

Kedengarannya lama, tapi itu cuma sekejap kalau dibanding usia Bumi yang udah miliaran tahun.

Y Masih Melawan: Mekanisme Perlindungan Ajaib

Eits, jangan anggap kromosom Y pasrah meratapi nasibnya!

Penelitian terbaru dari Denmark mengungkap bahwa kromosom ini punya “jurus” bertahan hidup.

Salah satunya adalah amplifikasi gen, alias penggandaan gen penting biar tetap berfungsi optimal, terutama buat produksi sperma.

Uniknya lagi, kromosom Y punya struktur palindrom DNA, yaitu urutan gen yang bisa dibaca dari dua arah.

Ini bantu memperbaiki kerusakan dengan teknik “copy-paste” alami. Canggih, ya?

Sudah Ada Spesies yang Kehilangan Kromosom Y

Beberapa hewan seperti tikus berduri Jepang dan mole vole bahkan udah hidup tanpa kromosom Y.

Kok bisa?

Karena gen penentu jenis kelamin mereka udah pindah ke kromosom lain.

Artinya, sistem kelamin bisa banget berevolusi, bahkan tanpa harus punya kromosom Y.

Kalau Gitu, Apa Manusia Nggak Butuh Laki-Laki Lagi?

Untuk saat ini, manusia masih sangat bergantung pada proses reproduksi alami, yang jelas butuh sperma dan gen dari laki-laki.

Tapi teknologi modern seperti IVF dan rekayasa genetik membuka peluang baru.

Bahkan, memungkinkan terjadinya kehamilan tanpa campur tangan gen dari kromosom Y!

Namun, perlu diingat, metode ini belum jadi norma dan masih butuh proses panjang.

Evolusi Nggak Pernah Diam

Walau kromosom Y makin lemah, bukan berarti jenis kelamin laki-laki bakal punah.

Alam punya cara sendiri buat beradaptasi.

Siapa tahu, di masa depan, gen baru akan muncul menggantikan peran kromosom Y.

Jadi, meskipun Y berada di ujung tanduk, belum tentu akhir dari laki-laki.

Evolusi selalu punya kejutan! (fin)

 

Editor : AA Arsyadani
#kromosom Y #evolusi manusia #kromosom y punah #genetika manusia