Jawa Pos Radar Lawu - Pernah kepikiran kalau suatu saat di masa depan laki-laki bisa punah?
Kedengarannya kayak film sci-fi, tapi ternyata ini nyata dan sudah diteliti para ilmuwan.
Semua berawal dari satu hal: kromosom Y yang semakin menyusut dan bisa menghilang total dalam jutaan tahun ke depan.
Apa Itu Kromosom Y dan Kenapa Penting Banget Buat Cowok?
Tubuh manusia punya 23 pasang kromosom, salah satunya kromosom seks:
- Cewek = XX
- Cowok = XY
Nah, kromosom Y inilah yang jadi penentu jenis kelamin pria dan punya peran penting banget dalam produksi sperma.
Tapi masalahnya, kromosom Y makin “kecil hati”.
Dari ribuan gen, sekarang cuma tinggal sekitar 55 gen aja. Waduh!
Kenyataan Pahit: Kromosom Y Menyusut Sejak 200 Juta Tahun Lalu
Penelitian dari La Trobe University di Australia menyebutkan kalau kromosom Y udah kehilangan hampir semua gennya selama 200 juta tahun terakhir.
Dan kalau tren ini terus berlanjut, para ilmuwan memprediksi kromosom Y bisa hilang total dalam 4,6 juta tahun.
Kedengarannya lama banget? Di skala evolusi, itu sebenarnya sebentar, lho!
Spiny Rat: Bukti Nyata Kalau Pria Bisa Ada Tanpa Kromosom Y
Tunggu dulu, jangan panik!
Di Jepang, ada spesies tikus spiny rat yang nggak punya kromosom Y, tapi tetap ada pejantan dan betina. Kok bisa?
Jawabannya: gen penentu jenis kelamin pindah ke kromosom lain.
Ini jadi bukti bahwa alam selalu punya cara buat bertahan.
Bisa jadi hal yang sama bakal terjadi juga pada manusia nantinya.
Baca Juga: 6 Penyebab Perut Buncit yang Sering Diabaikan Pria Dewasa, Awas Bisa Picu Ganggu Kesehatan!
Jadi, Cowok Bakal Punah? Gimana Masa Depan Pria?!
Pertanyaan sejuta umat: “Apakah laki-laki akan punah?”
Jawabannya: belum tentu!
Hilangnya kromosom Y bukan berarti kiamat untuk kaum adam. Bisa aja tubuh manusia berevolusi dan menciptakan sistem baru untuk menentukan jenis kelamin.
Seperti kasus si tikus tadi, gen penentu kelamin bisa “hijrah” ke kromosom lain yang lebih stabil.
Baca Juga: Kurangi Obat Penenang! Simak 5 Manfaat Musik yang Bisa Bikin Pasien Tenang dan Tidur Nyenyak!
Evolusi vs Teknologi: Siapa yang Menang?
Kalau evolusi nggak cukup cepat, teknologi siap ambil alih.
Kemajuan di bidang genetika, seperti rekayasa DNA dan reproduksi buatan, bisa jadi solusi buat masa depan manusia.
Bayangin aja:
- Jenis kelamin gak ditentukan lagi oleh kromosom X dan Y
- Proses punya anak bisa lewat teknologi tanpa harus pasangan laki-laki
- Manusia berevolusi secara buatan!
Evolusi Pasti Nemuin Jalan
Meskipun terdengar menakutkan, proses ini gak akan terjadi besok atau tahun depan, tapi masih jutaan tahun lagi.
Tapi sains terus berkembang, dan selama manusia bisa beradaptasi, peluang untuk bertahan selalu ada.
Mau lewat alam, atau lewat teknologi. Jadi, tenang aja, guys! (fin)
Editor : AA Arsyadani