Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Anak Kuli Pasar dan Pedagang Kopi Keliling Ini Lolos SNBP Kampus Terbaik di Indonesia

AA Arsyadani • Rabu, 16 April 2025 | 15:33 WIB
Herma Yulia, siswi kelas XII-IIS MAN 3 Mandailing Natal
Herma Yulia, siswi kelas XII-IIS MAN 3 Mandailing Natal

Jawa Pos Radar Lawu - Herma Yulia tak pernah putus asa meraih asa.

Siswi kelas XII-IIS Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Mandailing Natal ini membuktikan bahwa mimpi besar bisa lahir dari tempat yang sederhana.

Putri keempat dari enam bersaudara ini berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi pas-pasan.

Ayahnya, Muhammad Gunung Simatupang, bekerja sebagai kuli pasar yang mengangkat-angkat meja di pasar.

Ibunya, Misna Batubara, sehari-hari menjajakan kopi keliling.

Namun, kondisi itu tidak menyurutkan semangat Herma.

Ia gigih belajar dan bercita-cita menjadi jaksa atau hakim. Harapannya satu: bisa membanggakan kedua orang tua dan mengangkat derajat keluarga.

Melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025, Herma dinyatakan lolos di Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI).

Saat pengumuman, ia tak bisa menyembunyikan perasaan haru dan syukurnya.

"Perasaan saya campur aduk waktu tahu saya lulus. Senang karena bisa mewujudkan impian, tapi juga sedih karena teringat kondisi ekonomi keluarga," ungkap Herma saat diwawancarai di Mandailing Natal.

Awalnya ia sempat ragu untuk memberi tahu orang tuanya, khawatir akan memberatkan.

Namun keberanian dan keyakinannya akhirnya membuahkan restu.

"Awalnya saya takut orang tua keberatan. Tapi setelah saya jelaskan, alhamdulillah ayah langsung mendukung. Itu yang bikin saya tambah semangat," ucapnya sambil tersenyum.

Ayahnya pun menjadi sosok penyemangat utama.

Meski sehari-hari bekerja keras di pasar, sang ayah rela melakukan apa saja agar anaknya bisa kuliah di kampus impian.

Herma juga mengucapkan terima kasih kepada para guru di MAN 3 Madina yang terus membimbing dan menyemangatinya.

Terutama kepada wali kelasnya yang selalu mencarikan jalan terbaik agar Herma bisa terus belajar dengan maksimal.

"Saya berutang banyak pada guru-guru saya. Mereka tidak hanya mengajar, tapi juga memotivasi. Saya tidak akan sampai di titik ini tanpa mereka," tuturnya. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Herma Yulia #fakultas hukum #Kampus Terbaik #SNBP 2025 #Universitas Indonesia (UI) #Madrasah Aliyah Negeri (MAN)