Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Doa Agar Kambing Kawin, Kisah Nabi Musa dan Seorang Pendosa, Simak Cerita Ramadan yang Penuh Teladan Ini!

Deni Kurniawan • Selasa, 4 Maret 2025 | 03:37 WIB
Ilustrasi cerita Ramadan kisah Nabi Musa dan penggembala kambing.
Ilustrasi cerita Ramadan kisah Nabi Musa dan penggembala kambing.

JAWA POS RADAR LAWU - Banyak kisah nabi yang dapat diambil hikmahnya dalam menjalani kehidupan. Termasuk cerita Nabi Musa dan seorang pendosa bani Israil. Cerita yang termuat dalam kitab al Jauhar al Mauhub ini cocok dibaca saat Ramadan.

Suatu hari, Nabi Musa AS kedatangan seorang lelaki dari Bani Israil yang datang dengan wajah murung dan hati yang gelisah. Ia mengadukan nasibnya yang semakin sulit setelah bertaubat.

"Wahai Musa, dahulu hidupku memang penuh dosa. Aku tenggelam dalam maksiat, judi, dan minuman keras. Namun, sejak mendengar ajaranmu, aku menyesal dan memutuskan untuk bertaubat. Anehnya, setelah aku kembali ke jalan yang benar, hidupku justru semakin sengsara!" keluh lelaki itu.

Ia melanjutkan cerita dengan suara bergetar. "Saat aku masih bergelimang dosa, teman-temanku selalu membantuku. Jika aku butuh uang untuk berjudi atau membeli minuman keras, mereka selalu ada. Tetapi kini, ketika aku ingin mencari segelas susu untuk orang tuaku, tidak ada satu pun dari mereka yang mau menolongku."

Tidak hanya itu, lelaki itu juga merasa bahwa doanya tidak kunjung dikabulkan oleh Allah. "Aku telah melakukan apa yang kau ajarkan, wahai Musa. Aku selalu berdoa kepada Allah agar mencukupi kebutuhan keluargaku. Tapi semakin aku berdoa, semakin tragis nasibku."

Mendengar keluhannya, Nabi Musa dengan penuh kelembutan berusaha menenangkan hatinya. "Apa yang selama ini kau pinta kepada Allah?" tanyanya.

Lelaki itu menjawab, "Aku berdoa agar tidak bergantung lagi kepada manusia. Alhamdulillah, aku berhasil membeli sepasang kambing dari hasil jerih payahku. Aku berharap kambing-kambing ini bisa berkembang biak dan menjadi sumber rezekiku. Tapi, sudah lebih dari setahun, mereka tak juga kawin!"

Nabi Musa sedikit menahan senyum mendengar doa unik lelaki itu. Dengan penuh keingintahuan, ia bertanya lagi, "Jadi, kau meminta kepada Allah agar kambingmu mau kawin?"

"Betul, wahai Musa! Bagaimana agar Tuhan mengabulkan doaku? Aku ingin sepasang kambingku berkembang biak dan menghasilkan banyak susu."

Mendengar doa yang polos dan langsung itu, Nabi Musa pun tersenyum. Ia kemudian menjelaskan bahwa cara berdoa juga memengaruhi bagaimana Allah mengabulkan permintaan hamba-Nya.

"Wahai saudaraku, sebelum menyampaikan permohonanmu, mulailah dengan memuji Allah dan bersalawat kepada Rasul-Nya. Begitu pula ketika menutup doamu."

Lelaki itu pun mengamalkan cara berdoa yang diajarkan Nabi Musa. Ia mulai mengawali dan mengakhiri doanya dengan memuji Allah dan mengucapkan salam kepada nabi-Nya.

Tak lama setelah itu, keajaiban pun terjadi! Kambing yang sebelumnya tak pernah kawin, kini mulai beranak pinak dan menghasilkan susu yang melimpah ruah. Kehidupannya yang dulu penuh penderitaan berangsur berubah menjadi berkah dan kemakmuran.

Dari kisah ini, kita belajar bahwa doa yang baik bukan hanya sekadar menyampaikan permohonan, tetapi juga harus diawali dengan memuji Allah dan bersalawat kepada nabi-Nya. Sebagaimana firman Allah dalam QS. An-Naml: 59:

"Katakanlah: Segala puji bagi Allah dan salam kepada hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya."

Dengan doa yang benar dan penuh adab, insyaAllah, setiap permintaan yang baik akan dikabulkan pada waktu yang paling tepat.

Demikian kisah seorang pendosa yang berdoa agar kambing peliharaannya cepat kawin. Semoga kisah Nabi Musa ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca di Bulan Suci Ramadan kali ini. (den)

Editor : Deni Kurniawan
#penggembala #doa #kambing #nabi musa #ramadan #kawin #kisah #Cerita