MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Tumpeng Gono Bau merupakan salah satu elemen penting dalam tradisi Larung Sesaji di Telaga Sarangan, Magetan.
Upacara ini, yang digelar setiap tahun pada bulan Ruwah, adalah simbol ungkapan rasa syukur masyarakat Sarangan atas berkah yang mereka terima dari alam.
Makna Tumpeng Gono Bau
Tumpeng Gono Bau adalah tumpeng nasi berukuran besar yang diarak mengelilingi Telaga Sarangan sebelum dilarung ke tengah danau.
Tumpeng ini melambangkan kemakmuran dan keberkahan, mencerminkan harapan masyarakat untuk terus mendapatkan rezeki yang melimpah.
Tumpeng ini juga disertai dengan berbagai hasil bumi dan sayur-sayuran, menunjukkan rasa syukur atas hasil panen dan sumber daya alam yang berlimpah di daerah tersebut.
Proses Larung Sesaji
Upacara Larung Sesaji dimulai dengan arak-arakan tumpeng yang diikuti oleh warga setempat dan pengunjung.
Prosesi ini diiringi doa-doa yang dipimpin oleh sesepuh desa, sebagai bentuk permohonan keselamatan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Setelah prosesi doa, Tumpeng Gono Bau dilarung ke tengah Telaga Sarangan menggunakan perahu.
Ritual ini bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga merupakan bagian dari cara masyarakat untuk menjaga hubungan harmonis dengan alam.
Pentingnya Pelestarian Tradisi
Tradisi Larung Sesaji, termasuk Tumpeng Gono Bau, memiliki nilai budaya yang tinggi.
Selain sebagai wujud syukur, tradisi ini juga berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya menjaga lingkungan dan sumber daya alam.
Dalam konteks modern, pelestarian tradisi ini menjadi semakin penting, mengingat ancaman terhadap kelestarian lingkungan akibat berbagai faktor eksternal.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Selain nilai budaya dan spiritual, tradisi Larung Sesaji juga memberikan dampak positif pada sektor pariwisata.
Setiap tahun, upacara ini menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin menyaksikan keunikan budaya Jawa.
Kehadiran wisatawan ini berkontribusi pada perekonomian lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di sekitar Telaga Sarangan. (kid)
Editor : Nur Wachid