Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Jangan Lewatkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Ini 3 Amalan Utama dengan Pahala Berlipat

Mizan Ahsani • Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:05 WIB
Jangan Lewatkan Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Jangan Lewatkan Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Jawa Pos Radar Lawu – Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.

Selain menjadi momen pelaksanaan ibadah haji dan kurban, bulan ini juga termasuk dalam empat bulan haram yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah Subhanahuwata’ala.

Mengutip penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, khususnya pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah yang dikenal sebagai waktu paling utama dalam setahun.

Dzulhijjah Termasuk Bulan Haram yang Dimuliakan

Dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahuwata’ala telah menjelaskan tentang jumlah bulan dalam setahun, termasuk empat bulan haram yang dimuliakan.

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan haram.” (QS At-Taubah: 36)

Empat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

Karena kemuliaannya, umat Islam dianjurkan untuk menjaga diri dari perbuatan dosa serta memperbanyak amal ibadah.

Baca Juga: Idul Adha 2026 Ditetapkan 27 Mei, Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU Kompak Lebaran Haji Bersamaan

Pahala Amal di Bulan Dzulhijjah Sangat Besar

Keutamaan bulan Dzulhijjah juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam:

“Ada dua bulan yang pahala amalnya tidak akan berkurang, yaitu Ramadan dan Dzulhijjah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan pada bulan Dzulhijjah akan mendapatkan ganjaran yang besar di sisi Allah.

Bahkan, dalam riwayat lain disebutkan bahwa tidak ada hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah selain sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

3 Amalan Utama di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

1. Puasa Dzulhijjah dan Puasa Arafah

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah puasa sunnah pada tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah.

Puasa pada tanggal 8 Dzulhijjah dikenal sebagai Puasa Tarwiyah, sedangkan tanggal 9 Dzulhijjah disebut Puasa Arafah yang memiliki keutamaan luar biasa.

Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda bahwa amal saleh di sepuluh hari pertama Dzulhijjah lebih utama dibandingkan jihad, kecuali jihad yang mengorbankan jiwa dan harta hingga syahid.

2. Ibadah Kurban sebagai Bentuk Ketakwaan

Ibadah kurban dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah bertepatan dengan Hari Raya Iduladha.

Amalan ini menjadi simbol ketakwaan, meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah.

“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS Al-Kautsar: 2)

Selain itu, Allah juga menegaskan syariat kurban dalam QS Al-Hajj ayat 36 sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan.

Baca Juga: Kurban Experience 2026 BAZNAS: Strategi Digital Pemerataan Gizi Nasional di Idul Adha

3. Haji sebagai Ibadah Puncak

Ibadah haji menjadi amalan utama yang dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah bagi umat Islam yang mampu secara fisik dan finansial.

“Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu.” (QS Al-Hajj: 27)

Haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi penyempurna keislaman seorang Muslim.

Momentum Memperbanyak Amal Saleh

Dzulhijjah bukan sekadar bulan untuk menyambut Iduladha, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Selain puasa, kurban, dan haji, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir, sedekah, serta membaca Al-Qur’an.

Baca Juga: Keutamaan Bulan Zulhijjah 2026: 6 Amalan Utama, Jadwal Iduladha, dan Dalil Lengkap

Karena itu, datangnya sepuluh hari pertama Dzulhijjah hendaknya disambut dengan semangat meningkatkan ketakwaan dan menjauhi perbuatan yang dapat mengurangi keberkahan.

Wallahua'lam bishwab. (*)

*Nizaria Kusumastuti, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#ibadah #10 hari pertama Dzulhijjah #kurban #mui #bulan dzulhijjah