Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

3 Doa Awal Bulan Ramadhan yang Dibaca Rasulullah, Amalan Sunnah Penuh Berkah Ini Jarang Diketahui Umat Islam

AA Arsyadani • Rabu, 18 Februari 2026 | 14:39 WIB
Awali Ramadhan dengan doa sunnah penuh keberkahan.
Awali Ramadhan dengan doa sunnah penuh keberkahan.

Jawa Pos Radar Lawu - Datangnya bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan suasana haru, harapan, dan semangat baru bagi umat Islam.

Bukan sekadar pergantian kalender hijriah, Ramadhan adalah momentum spiritual yang sarat ampunan, rahmat, serta pahala berlipat ganda.

Karena itu, menyambut Ramadhan tidak cukup hanya dengan menyiapkan fisik dan menu sahur. Yang lebih penting adalah menata hati dan memperbanyak doa sebagaimana dicontohkan oleh Muhammad SAW.

Dalam sejumlah hadis, Rasulullah mengajarkan doa-doa khusus ketika memasuki awal bulan, termasuk saat datangnya Ramadhan.

Doa-doa ini bukan hanya memohon keberkahan, tetapi juga perlindungan dari keburukan, kekuatan menjalankan puasa, hingga harapan bertemu Lailatul Qadar.

Berikut tiga doa awal Ramadhan yang diriwayatkan dalam hadis lengkap dengan maknanya.

1. Doa Menyambut Ramadhan (Riwayat At-Thabarani dan Ad-Dailami)

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ

Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.

Artinya:

Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) Bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di Bulan Ramadhan.

Doa ini mengandung tiga permohonan penting: kesehatan untuk menjalani puasa, kesempatan bertemu Ramadhan, dan perlindungan dari dosa selama bulan suci.

Baca Juga: Hukum Jual Beli Emas Digital Menurut DSN-MUI: Boleh, Tapi Ada Syarat yang Wajib Dipenuhi

2. Doa Melihat Hilal (HR Abu Dawud)


هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ مرتين، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ ثلاث مرات، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا

Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā’a bi syahri kadzā.

Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini.

Doa ini menegaskan bahwa pergantian bulan adalah tanda kekuasaan Allah. Ramadhan bukan rutinitas tahunan, melainkan anugerah yang patut disyukuri.

3. Doa Memohon Kebaikan Bulan Ramadhan (Riwayat Ahmad ibn Hanbal)

Hadis ini juga dikutip oleh Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitab Ithafu Ahlil Islam bi Khususiyatis Shiyam.

اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ العَظِيْمِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمحَشْرِ

Allāhu akbaru, lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīmi. Allāhumma innī as’aluka khaira hādzas syahri, wa a‘ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari.

Artinya:

Allah Maha Besar. Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadhan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan mahsyar.

Doa ini menjadi penegasan bahwa keberhasilan menjalani Ramadhan bukan semata kekuatan diri, tetapi pertolongan Allah SWT.

Mengawali Ramadhan dengan Doa, Bukan Sekadar Tradisi

Membaca doa di awal Ramadhan adalah fondasi agar ibadah selama sebulan penuh berjalan istiqamah dan penuh keikhlasan.

Dengan memahami maknanya, Ramadhan tak lagi menjadi rutinitas tahunan, melainkan titik balik menuju pribadi yang lebih bertakwa.

Semoga Allah memberi kesehatan, kekuatan, dan kesempatan kepada kita untuk menjalani Ramadhan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#ramadhan #Doa melihat hilal #doa ramadhan #lailatul qadar #doa menyambut ramadhan #Doa memohon kebaikan di setiap langkah