Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

5 Keistimewaan Menuntut Ilmu dalam Islam: Bekal Amal Jariyah, Jalan Menuju Surga, dan Pelita Hidup Umat Manusia

AA Arsyadani • Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:15 WIB
Ilmu adalah cahaya kehidupan dan bekal abadi untuk dunia dan akhirat.
Ilmu adalah cahaya kehidupan dan bekal abadi untuk dunia dan akhirat.

Jawa Pos Radar Lawu - Menuntut ilmu dalam Islam bukan hanya aktivitas intelektual, melainkan juga bentuk ibadah yang sangat mulia.

Al Quran dan Hadis menegaskan pentingnya ilmu sebagai penerang kehidupan, jalan menuju kebahagiaan, dan bekal amal jariyah yang tak terputus.

Karena itu, Islam sangat mendorong umatnya untuk terus belajar dan mengajarkan ilmu kepada sesama.

Berikut lima keistimewaan menuntut ilmu dalam ajaran Islam:

1. Kewajiban bagi Setiap Muslim

Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan.

Rasulullah SAW bersabda bahwa “menuntut ilmu adalah kewajiban atas setiap Muslim.”

Kewajiban ini menunjukkan betapa pentingnya peran ilmu dalam kehidupan seorang Muslim.

2. Meninggikan Derajat Manusia

Ilmu memberikan kemuliaan bagi pemiliknya.

Dalam Al-Qur’an surat Al-Mujadilah ayat 11, Allah menegaskan bahwa orang yang beriman dan berilmu akan ditinggikan derajatnya.

Mereka yang memiliki ilmu akan dihormati, didengar ucapannya, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Minta Kampus Keagamaan Hidupkan Ilmu Islam Klasik, Tegaskan Pentingnya Arudh hingga Falak untuk Bangun Peradaban Intelektual

3. Jalan Menuju Surga

Menuntut ilmu dengan niat yang benar menjadi investasi akhirat.

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.

Ilmu tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan dunia, tetapi juga menjadi pintu menuju kebahagiaan abadi.

4. Melindungi dari Kebodohan dan Kesesatan

Ilmu membedakan antara kebenaran dan kebatilan.

Orang yang berilmu dapat berpikir kritis, mengambil keputusan bijak, dan tidak mudah tersesat.

Dalam Al-Qur’an surat Az-Zumar ayat 9, ditegaskan bahwa orang yang mengetahui tidak sama dengan orang yang tidak mengetahui.

Ilmu menjadi pelita yang menuntun manusia ke jalan yang benar.

5. Mengalirkan Pahala (Amal Jariyah)

Salah satu keutamaan terbesar ilmu adalah pahala yang terus mengalir meski pemiliknya telah tiada.

Rasulullah SAW bersabda bahwa amal manusia akan terputus ketika meninggal, kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh.

Ilmu yang diajarkan dan dimanfaatkan orang lain akan terus menjadi sumber pahala.

Menuntut ilmu dalam Islam adalah jalan kemuliaan.

Ia bukan hanya bekal untuk meraih kesuksesan dunia, tetapi juga tabungan pahala menuju akhirat.

Maka, carilah ilmu dengan niat yang benar dan sebarkan manfaatnya untuk sesama. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#amal jariyah #menuntut ilmu #islam #Keutamaan ilmu dalam Islam #menuntut ilmu agama