Jawa Pos Radar Lawu - Amalan maulid nabi merupakan sarana penting bagi umat Islam di seluruh dunia dalam menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Memasuki bulan September 2025, umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut bulan suci Rabiul Awal.
Bulan ini memiliki makna penting karena menjadi penanda kelahiran Nabi Muhammad SAW, sosok yang membawa cahaya Islam bagi seluruh umat manusia.
Lalu, kapan tepatnya peringatan Maulid Nabi 2025?
Berdasarkan kalender hijriah Kementerian Agama RI, Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025 bertepatan dengan tahun 1447 H (Hijriah).
Peringatan ini bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan momen berharga untuk merenungkan dan meneladani akhlak beliau yang mulia dan abadi sepanjang zaman.
Amalan Dianjurkan di Bulan Maulid
Bulan Rabiul Awal adalah kesempatan emas untuk memperkuat kecintaan kita kepada Rasulullah SAW dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Berbagai amalan baik dapat kita lakukan untuk menyemarakkan bulan penuh berkah ini:
1. Memperbanyak Sholawat
Amalan utama yang sangat dianjurkan saat Maulid adalah memperbanyak salawat kepada Nabi.
Seperti sabda Rasulullah SAW: "Barangsiapa bersalawat kepadaku sekali, maka Allah akan memberi rahmat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim).
Salawat adalah wujud cinta dan penghormatan tertinggi kepada beliau, serta sarana untuk mendekatkan diri kepada sang teladan.
2. Mendengarkan Kisah Nabi
Majelis Maulid sering kali diisi dengan pembacaan kisah-kisah kehidupan Rasulullah SAW, mulai dari kelahirannya hingga perjuangannya dalam menegakkan Islam.
Dengan mendengarkan dan merenungkan kembali kisah beliau, kita dapat meneladani akhlak, kepemimpinan, dan pengorbanannya dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari.
3. Bersedekah dan Berbagi
Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan, terutama kepada fakir miskin dan yang membutuhkan.
Oleh karena itu, momentum Maulid Nabi menjadi waktu yang tepat untuk bersedekah dan berbagi rezeki dalam bentuk apa pun.
Amalan ini tidak hanya mengikuti sunnah Nabi, tetapi juga membawa keberkahan bagi diri dan orang lain.
4. Memperbanyak Ibadah
Selain salawat, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah lainnya seperti membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, dan berzikir.
Semua ibadah ini menjadi wujud rasa syukur kita atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang telah membawa risalah Islam sebagai petunjuk hidup, kebenaran, dan keselamatan bagi seluruh alam.
5. Membaca Al-Qur'an
Amalan lainnya yang dapat dilakukan untuk memperingati Maulid Nabi adalah membaca Al-Qur'an.
Ini menjadi amalan yang tak hanya dikerjakan pada Maulid Nabi saja, namun hingga akhir hayat. Sebab, Allah berjanji akan kemukjizatan Al-Qur'an.
Sebagaimana firman-Nya: "Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur'an dan sesungguhnya Kami pula yang memeliharanya." (QS. Al-Hijr [15]:9).
Semoga di bulan Rabiul Awal 1447 H ini, kita semua dapat mengambil hikmah dari setiap amalan yang kita lakukan dan semakin meneladani jejak langkah Rasulullah SAW. (hisam-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid