Jawa Pos Radar Lawu - Ziarah kubur adalah amalan yang dianjurkan dalam Islam, baik untuk mendoakan orang tua, kerabat, maupun kaum Muslimin yang telah wafat. Awalnya sempat dilarang oleh Rasulullah SAW karena khawatir umat terjebak dalam praktik syirik.
Namun, setelah iman umat menguat, beliau kembali bersabda:
“Dulu aku melarang kalian ziarah kubur. Sekarang berziarahlah, karena itu mengingatkan kalian akan akhirat.” (HR. Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, Al-Hakim)
Baca Juga: Hukum dan Adab Ziarah Kubur dalam Islam: Niat, Larangan, dan Tuntunan Rasulullah SAW
Tujuan dan Niat Ziarah Kubur
Niat utama dalam ziarah kubur adalah untuk:
- Mengingat kematian
- Mendoakan dan memohonkan ampun bagi ahli kubur
- Meningkatkan kesadaran iman dan takwa
Ziarah bukan untuk mencari berkah atau menjadikan kuburan sebagai perantara doa, karena hal itu bertentangan dengan ajaran tauhid.
Tata Cara Ziarah Kubur Sesuai Sunnah
1. Ucapkan salam kepada penghuni kubur
Contoh: "Assalamu’alaikum dara qaumin mu’minin..." (HR. Muslim)
2. Lepas alas kaki saat masuk area makam
Rasulullah SAW pernah menegur seseorang karena tidak melepas sandalnya. (HR. Abu Dawud)
Baca Juga: 7 Amalan Sunnah Sebelum Tidur Menurut Rasulullah SAW agar Tidur Lebih Berkah dan Penuh Pahala
3. Menghadap kiblat saat duduk dan berdoa
4. Tidak duduk atau menginjak kuburan
“Duduk di atas bara api lebih baik daripada duduk di atas kuburan.” (HR. Muslim)
5. Berdoa untuk ahli kubur
Rasulullah SAW mengangkat tangan mendoakan para penghuni Baqi’. (HR. Muslim)
Baca Juga: Lengkap! Niat Wudhu, Doa Sesudah Wudhu, dan Tata Cara Wudhu yang Benar Sesuai Ajaran Islam
Larangan Saat Ziarah Kubur
1. Meminta kepada mayit atau menjadikan kubur sebagai perantara
Allah SWT berfirman:
“Jangan engkau menyembah selain Allah sesuatu yang tidak memberi manfaat maupun mudarat.” (QS. Yunus: 106)
2. Mengkhususkan kubur tertentu dengan anggapan istimewa atau keramat
Praktik ziarah wali yang menyimpang dan meyakini kekuatan ghaib kubur tidak pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Ziarah Kubur Adalah Ibadah, Bukan Ritual Mistik
Ziarah kubur adalah amalan yang dianjurkan, bukan sekadar tradisi atau ritual budaya. Tujuannya murni untuk:
- Mengingat kematian
- Mendoakan saudara seiman
- Memperkuat keimanan dan kepasrahan pada Allah
Namun, jika disertai niat menyimpang seperti mencari berkah dari kubur atau meminta sesuatu kepada yang telah wafat, ziarah bisa berubah menjadi bentuk kesyirikan yang membahayakan akidah. (fin)
Editor : AA Arsyadani