Jawa Pos Radar Lawu - Orang tua adalah sosok paling berjasa dalam hidup kita. Meski telah tiada, kita tetap bisa berbakti melalui doa.
Rasulullah SAW bersabda bahwa doa anak saleh akan terus mengalirkan pahala bagi kedua orang tuanya.
Doa Utama untuk Orang Tua yang Telah Wafat
Latin:
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā.
Artinya:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangiku sejak kecil.”
(QS. Al-Isra: 24)
Tips: Bacalah doa ini setiap selesai shalat dan saat ziarah makam.
Doa Ampunan untuk Orang Tua, Guru, dan Semua Muslim
Latin:
Allāhummaghfir lil-muslimīna wal-muslimāt, wal-mu’minīna wal-mu’mināt, al-aḥyā’i minhum wal-amwāt… (lanjutan sesuai teks di atas)
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah kaum muslimin dan muslimat, yang hidup dan wafat, terutama ayah ibu kami, para guru, dan semua yang berjasa.”
Doa Rahmat dan Syafaat untuk Ahli Kubur
Latin:
Allāhummaghfir lahum, warḥamhum, wa ‘āfihim, wa‘fu ‘anhum…
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, sehatkan dan maafkan mereka. Curahkanlah rahmat dan syafaat-Mu atas penghuni kubur dari kalangan orang-orang beriman.”
Doa Sapu Jagat dan Al-Fatihah
Latin:
Rabbana ātinā fid-dunyā ḥasanah… *(hingga) Al-Fātiḥah.
Artinya:
“Ya Allah, berilah kami kebaikan dunia dan akhirat, jauhkan dari neraka. Semoga shalawat dan salam tercurah untuk Nabi Muhammad ﷺ dan keluarganya.”
Mendoakan orang tua yang telah wafat adalah wujud cinta dan bakti yang tak pernah putus. Amalan ini menjadi jembatan spiritual antara anak dan orang tua di alam akhirat. Bacalah secara rutin, terutama setelah shalat dan saat berziarah, agar menjadi cahaya dan pahala abadi untuk mereka. (fin)
Editor : AA Arsyadani