Jawa Pos Radar Lawu - Bulan Muharram menjadi penanda awal tahun dalam kalender Hijriah dan merupakan waktu yang istimewa bagi umat Islam.
Selain memperbanyak ibadah dan amal saleh seperti puasa sunnah, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa akhir tahun dan awal tahun Hijriah.
Doa ini dibaca sebagai bentuk introspeksi diri atas apa yang telah dilakukan selama setahun ke belakang, sekaligus sebagai harapan untuk menjalani tahun baru dengan lebih baik, penuh rahmat, perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT.
Kapan Waktu Membaca Doa?
-
Doa Akhir Tahun dibaca sebelum Maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah.
-
Doa Awal Tahun dibaca setelah Maghrib pada tanggal 1 Muharram.
Disunnahkan untuk membaca masing-masing doa sebanyak tiga kali agar semakin kuat pengharapan dan keikhlasan kepada Allah SWT.
Disarankan juga membaca niat dan memohon kebaikan berupa kesehatan, rezeki yang halal, jodoh yang baik, dan wafat dalam keadaan husnul khatimah.
Bacaan Doa Akhir Tahun Hijriah
Doa:
Allahumma ma amiltu min amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘ala uqubati, wa da’autani ilat-taubati min ba’di jara’ati ‘ala ma’shiyatika. Fa inni astaghfiruka, faghfirli, wa ma amiltu fiha mimma tardha, wa wa’attani ‘alaihi tsawab, fa as’aluka an tataqabbaluhu minni, wa la taqtha’ raja’i minka, ya Karim.
Artinya:
“Ya Allah, atas segala perbuatanku di tahun ini yang Engkau larang namun belum sempat aku tobati, sementara Engkau masih memberi maaf dan tidak menyegerakan hukuman, aku memohon ampunan-Mu. Ampunilah aku, ya Allah. Atas semua amal baik yang telah aku lakukan dan Engkau ridhai, semoga Engkau menerima dan melipatgandakan pahalanya. Jangan biarkan aku putus harapan dari rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
Bacaan Doa Awal Tahun Hijriah
Doa:
Allahumma antal abadiyyul qadimul awwal, wa ‘ala fadhlikal ‘azhim wa karimika almu’awwal. Hadza ‘amun jadidun qad aqbal. As’aluka al-‘ishmata fihi minasy-syaithani wa auliya’ih, wal-‘awna ‘ala hadzihin-nafsil ammarati bis-su’i, wal-isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal-jalali wal-ikram.
Artinya:
“Ya Allah, Engkaulah Dzat yang abadi, Qadim, dan awal dari segalanya. Dengan keagungan dan kemurahan-Mu, kami menggantungkan harapan. Tahun baru ini telah tiba, maka aku memohon perlindungan-Mu dari godaan setan dan para pengikutnya. Berilah aku kekuatan melawan nafsu yang mengajak pada kejahatan, dan bimbinglah aku agar bisa memanfaatkan waktuku dalam hal-hal yang mendekatkan diriku kepada-Mu. Wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Mulia.”
Keutamaan Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun
-
Mengakhiri tahun dengan istighfar dan rasa syukur
-
Mengawali tahun baru dengan harapan dan doa
-
Bentuk muhasabah diri untuk memperbaiki amal
-
Memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT
Membaca doa akhir dan awal tahun Hijriah adalah salah satu amalan sunnah yang penuh makna.
Selain sebagai bentuk syukur dan refleksi, doa ini juga menjadi sarana memohon keberkahan dan perlindungan Allah SWT di tahun yang akan dijalani. (fin)
Editor : AA Arsyadani