Jawa Pos Radar Lawu – Bulan Syawal merupakan bulan kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
Selain merayakan Idulfitri, ada banyak amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan.
Amalan-amalan ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mendatangkan pahala berlimpah ketika dilakukan dengan niat yang tulus.
Berikut lima amalan sunnah yang dapat dilakukan umat Muslim di bulan Syawal:
Puasa Enam Hari di Bulan Syawal
Salah satu amalan yang paling dianjurkan adalah puasa enam hari di bulan Syawal. Keutamaannya setara dengan puasa sepanjang tahun. Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa berpuasa Ramadan lalu melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu setara dengan puasa sepanjang tahun" (HR Muslim).
Puasa Senin dan Kamis
Selain puasa Syawal, puasa Senin dan Kamis juga dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Aisyah RA melaporkan bahwa Rasulullah sangat antusias menjalankan puasa pada kedua hari tersebut.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan An-Nasa'i, Rasulullah bersabda bahwa amal perbuatan diajukan pada hari Senin dan Kamis, sehingga beliau ingin amalnya diajukan dalam keadaan berpuasa.
Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Rasulullah SAW bersabda, "Puasa tiga hari setiap bulannya adalah seperti berpuasa sepanjang tahun" (HR Bukhari dan Abu Daud).
Amalan ini termasuk tiga hal yang tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW.
Menjalin Silaturahmi
Baca Juga: Lebaran di Wonogiri? Coba Sensasi Jembatan Kaca Waduk Gajah Mungkur yang Baru Dibuka
Bulan Syawal menjadi momen yang tepat untuk menyambung tali silaturahmi. Dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda, "Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik kepada-Nya, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi dengan orang tua dan kerabat" (HR Bukhari).
Selain mendatangkan keberkahan, silaturahmi juga dapat mencegah seseorang dari dosa yang menjerumuskan ke dalam neraka.
Bersedekah
Bersedekah di bulan Syawal dianjurkan sebagai ungkapan syukur atas nikmat Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, "Sedekah tidaklah mengurangi harta" (HR Muslim).
Bersedekah tidak hanya membuka pintu rezeki, tetapi juga melatih empati dan menghindarkan diri dari sifat kikir.
Dengan mengamalkan sunnah-sunnah ini, umat Islam dapat memperkuat keimanan dan meraih pahala yang berlipat ganda.
Yang terpenting, semua amalan ini hendaknya dilakukan dengan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT agar keberkahan terus mengalir. (okta)
Editor : Riana M.