Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Ternyata Ketupat Memiliki Berbagai Jenis, Ada Kapau, Bebanci hingga Pulut

Nur Wachid • Selasa, 25 Maret 2025 | 13:40 WIB
Berbagai jenis ketupat yang ada di Indonesia
Berbagai jenis ketupat yang ada di Indonesia

Jawa Pos Radar Lawu - Hidangan khas masyarakat Indonesia saat lebaran yakni ketupat. Setiap daerah di Indonesia memiliki jenis dan keunikan ketupat tersendiri.

Perbedaan ketupat ini terletak pada bentuk, bahan baku, cita rasa, jenis daun pembungkus ketupat. Berikut jenis-jenis ketupat yang ada di berbagai daerah di Indonesia:

Ketupat Pulut

Hidangan ketupat pulut yang berasal dari Medan. Dalam bahasa Medan, kata pulut yang berarti ketan. Jadi, ketupat pulut yang berbahan dasar beras ketan.

Untuk membuat ketupat pulut harus menggunakan beras ketan yang berkualitas. Yakni, terdapat bulirnya yang panjang utuh berwarna putih susu.

Sebelum diolah, beras ketan perlu direndam dahulu di dalam air dingin. Merendam beras ketan selama satu jam supaya memiliki tekstur yang pulen.

Ketupat Kapau

Ketupat Kapau adalah ketupat yang dibungkus dengan daun kapau. Ketupat jenis ini telah menjadi tradisi turun temurun Melayu Riau Pesisir.

Dibungkus dengan daun kapau agar ketupat tidak berubah warna, sehingga ketupat tetap berwarna putih bersih. Berbeda jika menggunakan dengan daun kelapa, ketupat akan berubah berwarna menjadi hijau.

Ketupat Palas

Ketupat Palas merupakan jenis ketupat yang dibungkus dengan daun palas atau daun lontar muda. Ketupat Palas ini berasal dari Malaysia Utara, seperti Kedah, Penang, dan Perlis.

Meskipun bukan berasal dari Indonesia, namun ketupat palas ini menjadi populer di Medan. Ciri khas ketupat ini yakni berbentuk segitiga. Sementara, isi ketupat menggunakan beras ketan.

Proses pembuatannya, daun palas dibentuk segitiga lalu diisi dengan beras ketan. Dalam memasak dibutuhkan waktu sekitar 1-2 jam.

Ketupat Landan

Ketupat Landan yang berasal dari Banjarnegara. Hal yang unik dari ketupat ini adalah proses pembuatannya dengan mencampurkan air pelepah kelapa, sehingga membuat cita rasa ketupat yang berbeda.

Kata “Landan” diambil dari sebutan nama air abu pelepah kelapa. Maka tak heran, ketupat ini memiliki warna yang unik yakni merah kehitaman.

Ketupat Landan yang dibungkus dengan klontong janur yang dianyam. Sebelum ketupat dimasak, diisi dengan beras yang telah dicuci bersih.

Memasak ketupat ini menggunakan air rendaman abu pelepah kelapa. Air yang diambil tentu yang jernih saat abu sudah mengendap di dasar tungku.

Ketupat Pandan

Ketupat Pandan, ialah ketupat yang dibungkus menggunakan daun pandan. Jenis ketupat ini bisa ditemui di beberapa wilayah di Indonesia.

Cara membuatnya, pilih daun pandan yang berukuran besar dan berduri. Sementara, untuk jenis beras bisa menggunakan beras biasa.

Ketupat Glabed

Ketupat Glabed atau kupat glabed merupakan ketupat yang berasal dari Tegal. Jenis ketupat ini disantap dengan kuah kuning kental.

Kata “Glabed” berasal dari ucapan orang Tegal ketika mengekspresikan kuah kental tersebut. Ketupat Glabed bisanya disajikan dengan lauk sate ayam atau sate kambing.

Ketupat Betawi (Bebanci)

Ketupat Betawi atau Bebanci, disajikan dengan kuah santan lengkap dengan daging sapi. Untuk bumbu yang digunakan pada ketupat ini meliputi kemiri, bawang merah, bawang putih, cabai, dan rempah-rempah.

Ketupat Cabuk Rambak

Di Solo juga memiliki ketupat yang khas bernama ketupat cabuk rambak. Ketupat ini disajikan dengan diiris tipis-tipis lalu disiram dengan sambal wijen (dicampur kemiri dan kelapa parut yang digongseng)

Rasa sambal pada masakan ini sangat khas, yakni pedas dan gurih. Semakin lengkap disajikan dengan kerupuk nasi yang bernama karak. (aris-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#kuliner #lebaran #jenis #Kapau #Bebanci #Pulut #ketupat