Jawa Pos Radar Lawu - Jika kamu adalah anak tahun 90-an, pasti tidak asing dengan aneka kue lebaran jadul ini. Meski beberapa kue khas lebaran ini masih populer hingga sekarang, ada pula yang sudah jarang terlihat.
Kue lebaran biasanya disiapkan sejak beberapa hari sebelum lebaran, bahkan dari seminggu sebelumnya. Saat ini, ada banyak variasi kue lebaran yang dapat kita jumpai.
Meski terbilang kue jadul, namun cita rasanya selalu disukai oleh masyarakat. Berikut berbagai macam kue jadul yang cocok disajikan saat lebaran :
Telur Gabus
Telur gabus mempunyai bentuk stik yang dibuat dari adonan tepung terigu, telur, dan parutan keju, yang diproses dengan cara digoreng hingga renyah. Rasanya yang gurih membuat cita rasa telur gabus ini sangat lezat.
Telur gabus sangat digemari dan sangat cocok disajikan saat lebaran, apalagi cara membuatnya yang mudah.
Kue Semprong
Kue Semprong adalah kue yang berbentuk pipih dan tipis lalu digulung atau dilipat. Teksturnya garing dan renyah membuat kue semprong ini menjadi makanan terenak pada zamannya.
Kue Semprong dibuat dari berbagai campuran adonan yaitu tepung, beras, telur, kayu manis, dan santan. Sehingga Kue Semprong ini memiliki cita rasa yang khas yaitu manis dan gurih.
Kue Semprit
Kue Semprit merupakan kue tradisional yang berbahan dasar tepung terigu. Kue Semprit memiliki cita rasa manis dan gurih khas mentega, teksturnya yang tidak terlalu keras sehingga saat nikmat disantap saat berkumpul bersama keluarga, teman, saudara, atau kerabat di hari lebaran.
Gemstone
Kue kering jadul ini masih tetap eksis sampai sekarang, bahkan kue ini memiliki banyak sebutan tergantung dari daerahnya, ada yang menyebutnya Gemstone, Gem Rose, Kue monas, dan sebagainya.
Bentuknya bulat kecil lalu dengan krim beraneka warna di atasnya, membuat tampilan kue ini terlihat cantik. Rasanya yang manis dengan tekstur krim yang renyah, sangat cocok untuk teman ngemil!
Kue Sagon
Kue kering jadul lebaran berikutnya adalah Kue Sagon. Sagon terbuat dari campuran tepung beras ketan dan kelapa. Bentuk dari Kue Sagon sendiri beraneka ragam, mulai dari bentuk lingkaran, nugget, dan masih banyak lagi.
Saat ini, Kue Sagon sudah mulai jarang terlihat dan sulit untuk dijumpai karena sudah tergantikan dengan kue modern lain seperti nastar.
Teng-Teng atau Enting Kacang
Teng-teng kacang atau Ting-ting yang terbuat dari kacang tanah yang disangrai bersama bahan lain, seperti biji wijen, gula merah, dan gula pasir.
Rasanya yang manis dengan aroma khas karamel dan kacang yang gurih. Biasanya, jadi makanan favorit anak-anak zaman dahulu.
Bolu Jadul
Selain kue kering, bolu jadul ini jadi suguhan Hari Raya yang cukup populer. Rasanya yang manis dan lembut, sangat cocok dimakan bersama secangkir teh, susu, atau kopi, sembari mengobrol.
Rengginang
Rengginang adalah sejenis kerupuk tebal yang terbuat dari beras ketan yang dibentuk bulat dan dikeringkan dengan cara dijemur dibawah panas matahari, lalu digoreng ke dalam minyak panas.
Memiliki tekstur yang renyah dengan cita rasa asin dan gurih. Kini rengginang masih dapat dijumpai sebagai suguhan Hari Raya Idul Fitri.
Terkadang, si pembuat rengginang menambahkan rasa dan warna yang bervariasi sehingga terlihat lebih menarik, apalagi jika disuguhkan dalam toples plastik bening. (aris-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid