Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tadarus Al Quran Bahasa Isyarat, Pertama Kali di Indonesia, Diikuti 500 Peserta

AA Arsyadani • Rabu, 5 Maret 2025 | 20:09 WIB
Tadarus Al Quran bahasa isyarat.
Tadarus Al Quran bahasa isyarat.

Jawa Pos Radar Lawu - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) menggelar program Tadarus Al Quran Isyarat (Taqi) untuk pertama kalinya di bulan Ramadan 1446 H.

Program ini bertujuan untuk membuka akses lebih luas akses bagi sahabat tuli dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.

Taqi yang diselenggarakan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Kemenag ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Pada hari pertama pelaksanaannya, kegiatan ini diikuti oleh tidak kurang dari 500 peserta yang berasal dari berbagai kalangan.

Termasuk alim ulama, akademisi, guru, mahasiswa, serta juru bahasa isyarat.

Menurut Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), Muhammad Ali Ramdani, program ini merupakan wujud nyata komitmen Kemenag dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif bagi seluruh umat Islam.

"Usaha menjaga kesucian dan kemurnian Al-Qur’an merupakan kewajiban umat Islam, baik secara individu maupun kolektif," katanya dikutip dari laman kemenag.go.id.

"Tugas ini juga diemban oleh lembaga yang berkompeten di bidang rasm, tajwid, tafsir, dan ulumul Qur'an."

Dari Penelitian hingga Penerbutan Mushaf Al-Quran Isyarat

Kementerian Agama telah melakukan berbagai kajian terkait Al-Quran Isyarat sejak tahun 2020.

Pada 2021, tim penyusun mulai merancang pedoman membaca mushaf bagi sahabat tuli.

Hasil dari penelitian tersebut membuahkan beberapa publikasi penting:

- 2022: Pedoman Membaca Mushaf Al-Qur’an Isyarat, Panduan Belajar Membaca Al-Qur’an Isyarat, dan Juz Amma Isyarat dengan metode Kitabah.

- 2023: Juz Amma Isyarat metode Tilawah dan Mushaf Al-Qur’an Isyarat 30 Juz model Kitabah.

- 2024: Mushaf Al-Qur’an Isyarat 30 Juz model Tilawah resmi diterbitkan.

Menurut Kepala LPMQ Abdul Azis Shidqi, Taqi adalah bagian dari program Ramadan inklusif yang dicanangkan oleh Kemenag.

"LPMQ telah menyusun mushaf Al-Qur’an Isyarat dari pedoman hingga mushafnya dalam dua metode, yaitu Kitabah dan Tilawah. Tahun ini, mushaf tersebut sudah selesai dicetak dan siap disebarluaskan," ungkapnya.

Al-Quran Isyarat: Standar Nasional untuk Sahabat Tuli

Keberadaan Mushaf Al-Qur’an Isyarat ini merupakan yang pertama di Indonesia dan telah ditetapkan sebagai standar nasional dalam memberikan akses keagamaan bagi sahabat tuli.

Tadarus Al-Quran Isyarat ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kesetaraan dalam ibadah.

Melalui program seperti Taqi, pemerintah dan masyarakat menunjukkan komitmen yang sama dalam menciptakan lingkungan keagamaan yang lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Tadarus Al-Quran Isyarat menjadk langkah besar dalam mewujudkan inklusivitas keagamaan.

Langkah ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang merangkul semua golongan tanpa terkecuali.

Semoga langkah ini terus berkembang, sehingga semakin banyak umat Islam, termasuk sahabat tuli, dapat menikmati keindahan Al-Qur’an dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan mereka. (fin)

Editor : Nur Wachid
#kemenag #tadarus #lomba #Al Qur'an #Tadarus Al Quran #Taqi #isyarat