Jawa Pos Radar Lawu – Ustadz Maulana baru–baru ini mengungkapkan bahwa setelah di tinggal sang istri , Nur Aliyah yang meninggal dunia sejak tahun 2019 lalu dirinya belum ada keinginan untuk menikah lagi.
Meski sudah ditinggal sang istri selama enam tahun, Ustadz maulana lebih memilih melanjutkan perjuangan dari sang istri yang mengurus anak-anaknya.
Ustadz Maulana juga mengaku bahwa dirinya sering menjalankan puasa idris untuk menjaga hawa nafsunya.
Lantas untuk mengetahui apa itu puasa idris? Simak berikut penjelasannya lengkap dengan niat dan manfaatnya.
Apa Itu Puasa Idris ?
Puasa Idris merupakan amalan puasa yang dilakukan oleh Nabi Idris. Diketahui bahwa Nabi Idris ini merupakan keturunan keenam Nabi Adam dan Siti Hawa. Nabi Idris dikenal sebagai seorang nabi yang yang pintar sekaligus penemu tulis menulis.
Puasa Idris juga salah satu amalan puasa sunnah yang diyakini sebagai bagian dari ibadah yang dilakukan oleh Nabi Idris AS, salah satu nabi yang terkennal karena kesalehannya dan juga pengetahuannya yang luas.
Selain puasa, Nabi Idris juga menjalankan ibadah salat sepanjang malam hingga terbit matahari.
Niat puasa Idris ini sebagai berikut :
Baca Juga: Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi pada Andre Oktaviansyah: Larangan Bermain 3 Laga dan Denda Rp. 10 Juta
Bacaan Latin
Nawaitu shauma ghodin sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya : Saya niat berpuasa sunah esok hari karena Allah Ta’ala.
Adapun untuk Makna dan Keutaman puasa
- Meneladani Kesalehan Nabi Idris
Dengan mengamalkan puasa sunah, kita meniru kesalehan dan ketaatan Nabi Idris kepada Allah SWT.
Nabi Idris dikenal sebagai nabi yang sangat tekun beribadah, penuh kesabaran, dan rajin berpuasa. Mengikuti amalan seperti ini dapat membantu meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah.
- Meningkatkan Kedisiplinan dan Kesabaran
Puasa adalah salah satu cara untuk melatih kesabaran, menahan hawa nafsu, dan memperbaiki diri. Puasa juga mengajarkan kedisiplinan dalam menjalani ibadah secara konsisten, seperti yang dilakukan oleh Nabi Idris dalam kehidupan sehari-harinya.
- Mendekatkan Diri Kepada Allah
Mengamalkan ibadah sunnah, termasuk puasa Nabi Idris, merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan supaya memperoleh ridho-nya.
Orang yang berpuasa Nabi Idris ini akan mendapatkan pahala yang besar, baik dari sisi spiritual maupun fisik, karena puasa juga baik untuk tubuh.
- Mengikuti Sunnah Nabi
Meskipun puasa Nabi Idris tidak secara langsung diwajibkan, mengamalkan puasa sunah adalah bagian dari mengikuti sunnah para nabi, yang merupakan contoh-contoh terbaik dalam hal ibadah dan ketakwaan.
Puasa Nabi Idris adalah salah satu bentuk ibadah sunah yang dianjurkan bagi umat Muslim untuk meneladani kesalehan Nabi Idris AS. Puasa ini bisa dilakukan kapan saja sebagai puasa sunah biasa, dengan niat ikhlas untuk Allah SWT. Dengan mengamalkannya, seseorang bisa mendapatkan manfaat spiritual, melatih kesabaran, dan mendekatkan diri kepada Allah. (Z-12). (*)
Editor : Riana M.