Jawa Pos Radar Lawu - Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu diantara bulan istimewa selain Ramadan dan Syawal yang ada dalam kalender Hijriyah. Di bulan tersebut ada salah satu perayaan spesial yang biasa disebut dengan Idul Adha.
Idul Adha juga menjadi tanda bagi akhir dari rangkaian ibadah haji. Ada berbagai macam ibadah atau amalan yang bisa dikerjakan di bulan istimewa ini. Beberapa amalan tersebut diantaranya adalah puasa sunnah.
Idul Adha dirayakan setiap bulan Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah. Pada tahun ini 1 Dzulhijjah jatuh pada hari Sabtu 8 Juni 2024.
Tetapi masih banyak orang yang ragu perihal diperbolehkan atau tidaknya puasa sebelum Idul Adha.
Karena masih banyak orang yang kurang memahami boleh tidaknya puasa sebelum Idul Adha, hal itu dikarenakan adanya larangan dari Nabi Muhammad SAW terkait puasa Arafah tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Idul Adha.
Padahal larangan ini berlaku bagi mereka yang sedang menunaikan ibadah haji. Hal ini bertujuan supaya orang yang sedang menekan ibadah haji tetap kuat menjalankan rangkaian ibadah di padang Arafah.
Kemudian ada pula hadis nabi yang menjelaskan diperbolehkannya puasa sebelum Idul Adha.
Seperti yang tercantum dalam riwayat hadis yang disahkan oleh Hafsah r.a yang memperkuat penjelasannya.
Empat hal yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW, yaitu puasa Asyura (10 Muharram), puasa 10 hari bulan Dzulhijjah, Puasa tiga hari setiap bulan, dan salat dua rakaat sebelum salat fajar (subuh) – (HR. Ahmad dan An-Nasa'i)
Selain itu adapun puasa yang bisa dilakukan pada 3 hari sebelum Idul Adha termasuk ke dalam 10 hari bulan Dzulhijjah. Puasa ini disebut dengan puasa Dzulhijjah.
Kemudian ada pula puasa yang dilaksanakan dua hari sebelum Idul Adha. Puasa ini dikenal dengan nama puasa tarwiyah.
Puasa Tarwiyah memiliki keutamaan yakni dikerjakan satu hari setara dengan puasa setahun penuh.
Berikut adalah hadis yang meriwayatkan perihal puasa tarwiyah.
"Barangsiapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti Puasa sebulan. Dan untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, Sedangkan untuk puasa hari Arafah seperti puasa 2 tahun." (HR. Ali Al-Muairu, At-thibbi, Abu Soleh, dan Ibnu Abbas).
Demikian penjelasan mengenai diperbolehkan berpuasa mendekati Idul Adha, puasa 3 hari dan puasa 2 hari sebelum Idul Adha. Semoga di tahun ini bisa menjalankan ibadah wajib dan sunnah untuk meningkatkan rasa takut kita sebagai umat muslim. (*)
Editor : Riana M.