Jawa Pos Radar Lawu - Amalan qobliyah subuh memiliki keistimewaan tersembunyi bagi umat Islam. Amalan qobliyah subuh diwujudkan dengan salat dua rakaat sebelum fajar tiba.
Rahasia keistimewaan amalan qobliyah subuh ini sejalan dengan hadis yang diriwayatkan Aisyah RA dari Rasulullah SAW, yang menyatakan:
''Dua rakaat (sebelum) fajar (salat Subuh) lebih baik (nilainya) dari dunia dan seisinya.'' (HR Muslim dan Tirmidzi).
Hadis ini mengajarkan kita bahwa menghidupkan sunah bukan sekedar rutinitas semata, melainkan jalan menuju kekayaan spiritual yang luar biasa.
Salat dua rakaat sebelum fajar bukan hanya tindakan ibadah, tetapi juga merupakan investasi pribadi yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT.
Amalan qobliyah subuh memperlihatkan kesungguhan seseorang dalam mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Kita diajarkan bahwa keutamaan dua rakaat ini melebihi nilai seluruh dunia dan segala isinya. Inilah rahasia istimewa tersembunyi, yang dapat diakses melalui ketaatan kepada sunnah Nabi Muhammad SAW.
Bagi mereka yang menginginkan kehidupan rohaniah yang kaya, amalan qobliyah subuh menjadi kunci menuju harta karun tak terhingga.
Dengan meresapi makna hadis ini, umat Islam diajak untuk tidak hanya mengejar kekayaan duniawi, tetapi juga kekayaan batiniah yang akan memberikan kebahagiaan sejati di dunia dan akhirat.
Dalam pelaksanaannya amalan qobliyah subuh tidak ada perbedaan dengan salat sunah dua rakaat lainnya.
Perbedaannya, hanya terletak pada niatnya. Nah, berikut ini informasi tentang tata cara salat qobliyah subuh dirangkum dari berbagai sumber.
Tata Cara Salat Qobliyah Subuh
- Membaca niat salat sunah qobliyah subuh: Ushalli sunnatan qabliyyata shubhi atau ( Fajri ) rak'ataini lillahi ta'ala
Artinya: ''Aku niat mengerjakan sholat sunnah sebelum Subuh dua rakaat, menghadap kiblat karena Allah yang Maha Tinggi.''
- Takbiratul ihram
- Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan salah satu surah dalam Al-Qur'an ( Di anjurkan surah Al-Ikhlas, Al-Kafirun, Al-Baqarahayat 136 dan Ali Imran ayat 52).
- Rukuk
- I'tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua rakaat pertama
- Berdiri dan mengulang urutan di atas sejak membaca Surat Al-Fatihah hingga sujud kedua duduk tasyahud
- Mengucapkan salam, menoleh kekanan dan kiri.
Semoga bermanfaat dan menambah ketakwaan kita pada sunah-sunah lainnya. (okta-magang-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid