Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pahala Berlipat Puasa Rajab dan Segudang Manfaat untuk Kesehatan, Begini Penjelasan Bulan Rajab Disebut Bulan Istimewa

Erlita H • Rabu, 17 Januari 2024 | 16:16 WIB
Ilustrasi: puasa Rajab (Radar Malang)
Ilustrasi: puasa Rajab (Radar Malang)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Lawu - Dalam nuansa spiritual yang kental, umat Islam menyambut hangat Bulan Rajab yang selama ini dinantikan. 

Bulan Rajab memiliki keistimewaan dengan berbagai keutamaan dan pahala bagi mereka yang menjalankan puasa Rajab. 

Dilansir Radar Lawu dari laman Jawa Pos, Menjalankan puasa Rajab tidak hanya memiliki manfaat spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif pada kesehatan tubuh.

Menurut beberapa hadits Rasulullah SAW, puasa Rajab mendatangkan keutamaan dan pahala yang besar. 

Namun, sebagian sahabat Nabi memakruhkan puasa Rajab selama satu bulan penuh karena dianggap menyerupai puasa bulan Ramadhan. 

Oleh karena itu, disarankan agar pelaksanaan puasa Rajab dilakukan hanya beberapa hari pada awal bulan, pertengahan bulan, ayyamul bidh, atau akhir bulan.

Kata "Rajab" sendiri diambil dari kata "at-tarjîb," yang berarti memuliakan. Masyarakat Arab pada masa lalu lebih memuliakan bulan Rajab dibandingkan bulan lainnya. 

Bulan ini juga memiliki sebutan lain, seperti Al-Ashabb yang berarti mengalir, merujuk pada kebaikan dan keutamaan yang mengucur deras. 

Sebutan lainnya adalah Al-'Ashamm yang berarti tuli, karena pada bulan ini tidak terdengar suara senjata perang, dan Rajam yang berarti melempari, karena pada bulan ini setan dan musuh dilempari sehingga tidak bisa lagi mengganggu para wali Allah dan orang-orang shalih.

Rasulullah SAW memberikan contoh doa saat memasuki Bulan Rajab, "Allahumma baarik lana fi rajaba wasya'bana wa ballighna ramadhana,".

Artinya, "Ya Allah, berkahilah kami di Bulan Rajab dan Bulan Sya’ban dan pertemukan kami dengan Bulan Ramadhan," (Kitab Syu'abil Iman lil Hafidz Al Baihaqi juz 5 halaman 348 no 3534).

Jadwal puasa Rajab 2024 telah ditetapkan, melibatkan hari-hari khusus seperti Senin, Kamis, dan ayyamul bidh. 

Dalam konteks kesehatan, puasa Rajab diketahui dapat meningkatkan neurotropic dari otak, membantu produksi sel-sel otak, serta membuat ginjal semakin sehat. 

Hormon kortisol, yang menurun selama berpuasa, juga dapat membantu menurunkan tingkat stres seseorang.

Demikianlah keutamaan, pahala, dan manfaat puasa Rajab, memberikan umat Muslim kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah serta meraih keberkahan spiritual dan kesehatan tubuh. 

Semoga puasa yang dilakukan dengan niat tulus mendatangkan berbagai kebaikan bagi seluruh umat Islam. (mg1/kid)

Editor : Erlita H
#puasa #kesehatan #rajab #pahala #manfaat #muslim #bulan