Jawa Pos Radar Lawu - Dapat bertemu lagi dengan bulan Rajab menjadi keistimewaan bagi umat Islam di manapun berada.
Bulan Rajab selalu dinantikan dan ditunggu sebelum Ramadhan tiba.
Di bulan Rajab ini, Allah melipatgandakan pahala. Terutama amalan puasa sunnah.
Dilansir Radar Lawu dari Jawa Pos, puasa Rajab biasanya dilaksanakan satu hari, tujuh hari, delapan hari, maupun sepuluh hari.
Siapapun yang menjalankan puasa Rajab satu hari seperti menjalankan puasa satu bulan.
Jika tujuh hari, ditutuplah pintu neraka jahanam. Dan puasa Rajab selama delapan hari, maka dibukalah pintu surga.
Serta jika menjalanlan puasa Rajab sepuluh hari, Allah menjamin bakal mengabulkan seluruh permintaannya.
Pahala puasa sunnah di bulan Rajab tersebut sebagaimana hadits Rasullah yang diriwayatkan HR. At-Thabrani.
Baca Juga: 2024 Baru 13 Hari, Sudah Ada Empat Warga Madiun Raya yang Tenggelam di Sungai
Nah, 1 Rajab 1445 H jatuh tepat hari ini, Sabtu 13 Januari 2024.
Umat muslim dapat mengamalkan bulan Rajab ini sekak kemarin atau Jumat malam 12 Januari 2024, bertepatan pergantian dalam perhitungan kalender Hijriyah yang ditandai dengan matahari terbenam.
Selain puasa, umat muslim dapat menjalanlan ibadah lain di bulan Rajab. Yakni, salat malam yang merupakan amalan baik.
Baca Juga: Dijamin Manjur! Metode Alami Redakan Sakit Gigi dari Bahan Dapur
Baca Juga: Dua Hari Hilang, Warga Madiun Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Pojok, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Salat malam dapat disaranlan dilakukan pada malam hari pertama Bulan Rajab, kemudian malam Jumat pekan kesatu, serta malam Nifsu Rajab yang jatuh pada tanggal 15 Rajab, serta malam ke 27 di bulan Rajab.
Adapun amalan lain yang dapat dilakukan dengan memperbanyak istighfar, membaca salawat, sedekah serta doa. (jawapos/kid)