Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Makna dan Arti Malam Lailatul Qadar

Nur Wachid • 2025-03-18 03:35:00
Malam Lailatul Qadar malam lebih baik dari seribu bulan
Malam Lailatul Qadar malam lebih baik dari seribu bulan

Jawa Pos Radar Lawu - Malam Lailatul Qadar adalah salah satu peristiwa malam yang sangat penting bagi umat Islam, yang terjadi pada bulan suci Ramadhan yang mulia ini.

Bahkan dalam Al-Qur’an surat Al-Qadr ayat 3, Allah SWT menetapkan keutamaan malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.

Lailatul Qadar jatuh pada malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Meskipun tanggal pastinya tidak diketahui, namun terdapat petunjuk dalam Al-Qur’an dan hadits yang memberikan informasi tentang tanda-tanda dan keistimewaan malam ini.

selain membaca tanda-tanda dan berusaha mendapatkan malam Lailatul Qadar, kita juga perlu memahami arti dan makna Lailatul Qadar itu sendiri.

Muhammad Quraish Shihab dalam bukunya membumikan Al-Qur’an,memberikan penjelasan terkait arti dan makna kata ‘Qadar’ dalam Al-Qur’an.

Terdapat tiga pada kata ‘Qadar’, sebagai berikut :

Pertama, ‘Qadar’ berarti penetapan atau pengaturan sehingga Lailatul Qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia.

Pendapat ini dikuatkan oleh penganutnya dengan firman Allah pada QS. Ad-Dukhan ayat 3. Ada ulama yang memahami penetapan itu dalam batas setahun.

Al-Qur’an yang turun pada malam Lailatul Qadar diartikan bahwa pada malam itu Allah SWT mengatur dan menetapkan khiththah dan strategi bagi nabi-Nya.

Muhammad SAW guna mengajak manusia kepada agama yang benar yang pada akhirnya akan menetapkan perjalanan sejarah umat manusia, baik secara individu maupun kelompok.

Kedua, ‘Qadar’ yang berarti kemuliaan. Malam tersebut adalah malam yang mulia tiada bandingnya. Ia mulia karena terpilih sebagai malam turunya Al-Qur’an serta karena ia menjadi titik tolak dari segala kemuliaan yang dapat diraih.

kata ‘Qadar’ yang berarti mulia ditemukan dalam ayat ke-91 Surat Al-An am yang berbicara tentang kaum musyrik:

“Ma qadaru Allaha Haqqa qadrihi idz qalu ma anzala Allahu ‘ala basyarin min syay i.”

Artinya : “Mereka itu tidak memuliakan Allah sebagaimana kemuliaan yang semestinya, tatkala mereka berkata bahwa Allah menurunkan sesuatupun kepada manusia.”

Ketiga, ‘Qadar’ berarti sempit. Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi sehingga mereka berhimpitan.

Seperti yang ditegaskan dalam surat Al-Qadar : “pada malam itu turun malaikat-malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”

Kata ‘Qadar’ yang berarti sempit digunakan oleh Al-Qur’an antara lain dalam ayat ke-26 Surat Ar-Ra du : “Allah yabsuthu al-rizqa liman yasya wa yaqridu.”

Artinya : “Allah melapangkan rezeki bagi yang dikehendaki dan mempersempitnya bagi yang dikehendakinya.”

Pada malam Lailatul Qadar, umat Muslim disunahkan untuk melakukan ibadah dan memperbanyak amalan kebaikan seperti shalat malam, tadarus, berdzikir, bersedekah, dan berbuat baik kepada sesama. (aris-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#arti #ramadhan #lailatul qadar #seribu bulan #makna