Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hebat! Awan Panas Meluncur 5,5 Km, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Muhammad Aditya Pangestu • Kamis, 20 November 2025 | 19:46 WIB
Gunung Semeru Kembali Erupsi pada Rabu (19/11/2025).
Gunung Semeru Kembali Erupsi pada Rabu (19/11/2025).

Jawa Pos Radar Lawu - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik pada Rabu (19/11/2025). 

Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi sejak pagi hari, ditandai dengan lontaran abu vulkanik setinggi sekitar 600 meter.

Aktivitas tersebut terus berlanjut dan meningkat hingga siang hari, memunculkan awan panas guguran yang meluncur jauh ke lereng.

Dikutip Radar Lawu dari beberapa sumber, berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru PVMBG, erupsi pertama terpantau pada pukul 06.05 WIB.

Kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, bergerak ke arah tenggara dan selatan. 

“Erupsi terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 137 detik,” ujar petugas pos pantau, Mukdas Sofian.

Memasuki siang hari, intensitas aktivitas meningkat.

Semeru tercatat meluncurkan awan panas guguran sejauh 5,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan. 

Kepala BPBD Lumajang, Isnugroho, membenarkan pergerakan awan panas tersebut dan meminta warga tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah rawan aliran lahar.

Kolom abu selanjutnya terpantau semakin pekat, berwarna kelabu tua dengan arah condong ke barat laut hingga utara. 

Erupsi susulan juga terekam di alat seismograf Pos Pengamatan Semeru, kali ini dengan amplitudo yang lebih besar yaitu 40 milimeter dan durasi mencapai 16 menit 40 detik.

Selama 24 jam terakhir, PVMBG mencatat 156 kali gempa letusan dengan amplitudo 10–22 milimeter dan durasi 45–180 detik.

Selain itu, terdapat 26 kali gempa guguran yang mengindikasikan terus bergeraknya material vulkanik dari puncak.

Merespons peningkatan aktivitas ini, PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi radius aman sejauh 8 kilometer dari pusat erupsi.

Masyarakat juga diminta menjauhi seluruh daerah aliran sungai (DAS), terutama Besuk Kobokan yang berpotensi dilanda awan panas dan aliran lahar. 

“Di luar radius tersebut, jangan beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena potensi perluasan awan panas bisa mencapai 13 kilometer dari puncak,” tambah Mukdas. (*)

Editor : Riana M.
#PVBMG #abu vulkanik #jawa timur #gunung semeru meletus #letusan #lumajang #gempa #erupsi