Jawa Pos Radar Lawu - Warga Kelurahan Pandarejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dikejutkan dengan insiden pembunuhan.
Insiden pembunuhan ini dilakukan seorang pegawai BUMN terhadap istrinya sendiri pada Senin, (20/10).
Adalah GDF sosok tersangka yang tega menusuk istrinya sendiri hingga tewas
Ia merupakan pegawai bank swasta ternama di Banyuwangi.
Sedangkan sang istri BW merupakan pegawai Bank BCA Banyuwangi.
Diketahui keduanya memiliki tiga anak, yang pada saat kejadian tak ada di rumah.
Anak pertama kuliah di luar kota, anak kedua SMK sementara yang ketiga duduk di bangku SMP.
Mengutip laman Tribunnews.com diungkapkan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama membenarkan kasus ini.
"Anak-anak pasangan ini ada tiga orang dan saat kejadian mereka sedang berada di luar rumah.
Beberapa di antaranya sedang sekolah. Jadi, di rumah hanya ada pelaku dan korban," paparnya.
GDF kepada polisi mengaku sudah menusuk istrinya menggunakan pisau dapur.
Melansir laman Radar Banyuwangi, motif dari insiden diduga berawal dari cekcok rumah tangga yang memicu amarah pleaku.
Dalam pertengkaran tersebut GDF mengambil pisau dapur dan menikam istrinya.
Sekitar pukul 08.43 WIB, Gandhi menghubungi anggota Polresta Banyuwangi untuk menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya.
Tak lama berselang, aparat kepolisian bersama tim medis tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Blambangan.
Pelaku kemudian dibawa menggunakan mobil Resmob Macan Blambangan menuju Mapolresta Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan.
Polisi masih mendalami motif di balik pembunuhan tersebut, termasuk latar belakang pertengkaran yang memicu aksi nekat sang suami. (*)
Editor : Riana M.