Jawa Pos Radar Lawu - Nama Kyai Masturo Rohili tengah ramai diperbincangkan setelah viral di media sosial.
Tokoh agama asal Bekasi, Jawa Barat, ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai pendakwah aktif dan pemilik Yayasan Al Hidayah Arrohiliyah Bekasi (YAHIB).
KH Masturo Rohili dikenal sebagai ulama yang rutin memberikan ceramah dan kajian di berbagai daerah, terutama kawasan Bekasi Timur.
Selain menyampaikan dakwah secara tatap muka, ia juga menyiarkan materi keagamaannya melalui kanal YouTube pribadi bernama @kh.masturorohili7692.
Reputasinya sebagai ulama membuatnya sering diundang mengisi pengajian dan berbagai forum keagamaan, baik di tingkat lokal maupun regional.
Masturo Rohili lahir dan besar di Kabupaten Bekasi.
Kiprahnya di dunia dakwah sudah lama dikenal masyarakat, terutama karena konsistensinya membina umat dan menyebarkan ajaran Islam.
Di bawah naungan YAHIB, ia mendirikan lembaga pendidikan mulai dari TK Roudlatul Athfal hingga pondok pesantren dan panti asuhan.
Beberapa anggota keluarganya, termasuk adik dan keponakan, ikut aktif mengelola berbagai unit pendidikan di yayasan tersebut.
Selain fokus di bidang pendidikan, Masturo juga kerap memimpin rombongan umrah sebagai tour leader untuk biro perjalanan ternama.
Aktivitasnya yang padat di dunia dakwah dan perjalanan ibadah membuat namanya dihormati oleh banyak kalangan.
Di masa lalu, ia sempat terlibat dalam kegiatan politik sebagai pengurus partai di tingkat daerah, meski tidak banyak informasi detail yang terungkap mengenai kiprahnya di ranah itu.
Nama Masturo juga sempat mencuat karena disebut sebagai Ketua Forum Penjaga Alim Ulama (FPAU).
Namun hingga kini, keberadaan organisasi tersebut belum pernah terverifikasi secara resmi.
Kendati demikian, sebutan itu sempat menambah sorotan terhadap perjalanan kariernya.
Belakangan, sorotan publik terhadap Kyai Masturo Rohili kian besar setelah ia dikaitkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang mengejutkan masyarakat Bekasi.
Meski proses hukumnya masih berjalan, rekam jejaknya sebagai pendakwah, pendiri yayasan pendidikan, hingga pemimpin rombongan umrah tetap menjadi perhatian.
Sosoknya kini menjadi perbincangan hangat, memunculkan rasa penasaran warganet akan perjalanan hidup dan perkembangan kasus yang menjeratnya. (*)
Editor : Riana M.