Jawa Pos Radar Lawu - Publik tengah digemparkan dengan pernyataan mengejutkan dari Habib Husein Baagil yang viral di media sosial.
Ia melontarkan tantangan tidak biasa, yakni bagi siapa saja yang bisa membuktikan adanya makam palsu di Tuban akan diganjar hadiah fantastis, yakni Rp1 miliar tunai dan 1 unit Toyota Alphard.
Sayembara ini berawal dari komentar warganet di akun TikTok Habib Husein, yang menyebut banyak makam palsu di Tuban.
Menanggapi hal itu, Husein langsung menantang terbuka.
“Kalau bisa menunjukkan ada makam yang dibalawikan (makam palsu) yang dibuat oleh Sadah Baalawi di Tuban, cukup tunjukkan satu titik saja, saya kasih Rp1 miliar atau Alphard,” ujarnya dalam video yang kini viral.
Tak berhenti di situ, dalam video terbarunya Habib Husein bahkan mendatangi langsung Makam Sunan Bonang.
Ia menegaskan mendapat informasi adanya makam palsu di kawasan Ring 1 Sunan Bonang, sembari menunjuk beberapa makam yang diduga dipersoalkan.
“90 persen saya ikut menguburkan makam-makam yang ada di ring 1. Ini juga ada penggali kuburnya,” jelasnya.
Habib Husein menuding tuduhan makam palsu itu hanyalah upaya provokasi dari pihak yang disebutnya anti-ziarah.
“Ini semua ulah Wahabi yang anti ziarah, ingin mengadu domba. Tidak ada rasa takut sedikit pun untuk membela makam para auliya. Nyawa saya jadi taruhannya,” tegasnya.
Pernyataan ini memantik reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Gus Jibril, Ketua PWI LS Bojonegoro (Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah).
Dalam unggahan video yang dirilis Kamis (21/8), ia menyebut sayembara tersebut hanya sekadar “omong kosong”.
“Kalau cuma ngomong sayembara, anak kecil pun bisa. Tapi ketika diajak dinotariskan malah marah-marah,” sindirnya.
Tak berhenti sampai di situ, Gus Jibril bersama Laskar PWI LS Bojonegoro, PWI Tuban, dan PWI Surabaya resmi melaporkan Habib Husein Baagil ke Polda Jatim atas dugaan pemalsuan makam di kompleks Makam Sunan Bonang, Tuban.
Kontroversi ini semakin memanas, mengingat sosok Habib Husein Baagil dikenal luas oleh publik.
Ia pernah tampil di podcast Deddy Corbuzier dan disebut dekat dengan mantan KSAD Letnan Jenderal Dudung Abdurachman.
Kini publik dibuat penasaran benarkah ada makam palsu di Tuban?
Ataukah sayembara Rp. 1 miliar dan Alphard ini hanya sensasi belaka?
Polemik panas antara kubu Baalawi dan PWI LS masih terus bergulir dan menunggu titik terang. (*)
Editor : Riana M.