Jawa Pos Radar Lawu – Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kembali marak di Ponorogo.
Kali ini, nama Sekda Ponorogo Agus Pramono kembali disalahgunakan dalam skema penipuan yang mengatasnamakan program bantuan pemerintah.
Berdalih mencairkan dana bantuan untuk desa, UMKM, dan lembaga pendidikan, pelaku menyebar pesan singkat yang seolah berasal dari Sekda Ponorogo.
Isinya menyebutkan bahwa penerima terpilih mendapatkan bantuan material atau sarana pendukung, namun untuk proses pencairan, korban diminta mengirimkan sejumlah uang sebagai ‘jaminan’.
“Modus seperti ini sudah sering. Terakhir terjadi beberapa hari lalu ke salah satu SLB di Ponorogo. Untungnya belum sampai transfer,” ujar Agus Pram, sapaan sekda, saat dikonfirmasi.
Modus Lama yang Kembali Makan Korban
Agus menyebut bahwa bukan kali pertama namanya dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Ia khawatir masih banyak korban lain yang tidak melapor karena malu atau takut.
“Penipuan semacam ini ibarat fenomena gunung es. Yang muncul ke permukaan sedikit, tapi bisa jadi sudah banyak yang tertipu diam-diam,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa proses pengajuan bantuan dari pemerintah daerah saat ini tidak bisa dilakukan secara instan.
Setiap tahapan pencairan harus melewati mekanisme resmi yang ketat dan terbuka.
“Tidak ada yang namanya bantuan cair dengan transfer pribadi, apalagi pakai jaminan uang di awal,” imbuhnya.
Bukan Hanya Sekda, Nama Pejabat Lain Juga Dicatut
Menurut Agus, penipuan bermodus serupa juga mencatut nama pejabat penting lainnya seperti Bupati, Wakil Bupati, hingga Ketua DPRD.
Pelaku bahkan menggunakan profil dan gaya komunikasi meyakinkan agar korban tidak curiga.
“Penipunya macam-macam, bahkan kadang berpura-pura jadi staf pribadi pejabat. Padahal kami tidak pernah memberikan tugas seperti itu,” tegasnya.
Ia pun mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ponorogo untuk lebih masif melakukan sosialisasi, baik melalui media sosial, siaran keliling, maupun kanal resmi lainnya.
Tujuannya agar masyarakat lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan pesan singkat yang mencatut nama pejabat pemerintah.
Tips Mencegah Penipuan Berkedok Bantuan Pemerintah
Selalu verifikasi informasi ke kantor desa atau kecamatan.
Jangan transfer uang sebelum ada kejelasan resmi.
Cek sumber informasi—jangan percaya broadcast WhatsApp.
Laporkan ke pihak berwajib jika menerima pesan mencurigakan. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid