PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Sugiri Sancoko dan Lisdyarita (Rilis) mengucap janji sakral di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam pelantikan bupati bersama 481 kepala daerah lain di Istana Negara hari ini (20/2/2025).
Diamanahi kembali memimpin Ponorogo lima tahun ke depan.
Rilis menjadi satu-satunya pasangan bupati-wabup yang terpilih dua periode berturut-turut di Ponorogo sejak pilkada digelar pertama 2005 lalu.
Dikenal sebagai bupati merakyat, Kang Giri, sapaan bupati, tidak sungkan terjun langsung menemui warga dalam berbagai kesempatan.
Dia tak segan merangkul dan duduk sama rata, memanggil mereka dengan sapaan frenn yang kini populer di Bumi Reog.
Pun, kedatangan orang nomor satu di Pemkab Ponorogo itu layaknya selebriti, warga berburu foto bareng.
Jiwa merakyat Kang Giri bukanlah karbitan atau pencitraan semata. Jiwa tersebut alamiah terlahir dan tumbuh dari keluarga petani di lingkungan pedesaan Desa Gelang Kulon, Sampung.
Kang Giri sukses meniti karier sebagai wartawan dan pengusaha reklame di kota besar. Mengantarnya terpilih sebagai anggota DPRD Jatim 2009-2015.
Serta terpilih sebagai Bupati Ponorogo yang dilantik 26 Februari 2021, persis di ulang tahunnya ke-50 lalu.
‘’Kami berharap di periode kedua ini bisa semakin bergandeng bersama-sama,’’ ungkap putra ke enam dari tujuh bersaudara pasangan Sinto-Situn tersebut.
Kang Giri mengaku tak muluk-muluk menempatkan tujuan memimpin di periode kedua. Rilis bakal melanjutkan apa yang telah dikerjakan tiga tahun terakhir.
Termasuk program 100 hari kerja akan diisi dengan pekerjaan yang sempat tertunda pilkada.
‘’Periode 100 hari kerja ini tidak ada jedanya. Jadi langsung tancap gas melanjutkan yang sebelumnya dan lebih bagus dari kemarin, itu intinya,’’ tegas Kang Giri.
Bagi pria yang 26 Februari kelak berusia 54 tahun itu, menjadi bupati merupakan amanah yang diberikan rakyat.
Wajib dijaga dan dituntaskan sesuai yang harapan rakyat. Didampingi Lisdyarita, dia meyakini menjadi pemimpin merupakan implementasi fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan. ‘’Target kami tetap Ponorogo semakin hebat dan bermartabat,’’ ujarnya. (gen/kid)
SUGIRI SANCOKO
Lahir: 26 Februari 1971
Asal: Dusun Barat, Desa Gelang Kulon, Sampung, Ponorogo
Putra ke 6 dari 7 bersaudara pasangan (alm) Sinto dan (almh) Situn
Istri: Susilowati
Anak:
Jian Ayune Sundul Langit
Lintang Panuntun Qolbu
Gibran Cahyaning Pangeran
Editor : Nur Wachid