PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - Membeludaknya pasien demam berdarah dengue (DBD) di rumah sakit tak sebanding dengan data kasus DBD milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo.
Desember lalu misalnya, tercatat 451 pasien dirawat di tiga rumah sakit umum (RSU) di kabupaten ini, Dinkes mencatat 45 kasus DBD (selengkapnya lihat grafis).
Pasalnya, tak semua pasien yang dirawat masuk dalam data kasus DBD Dinkes.
Di RSU 'Aisyiyah Ponorogo, rata-rata pasien dirawat setiap harinya mencapai 30 pasien. Terhitung sejak November menangani 72 pasien DBD, meningkat di angka 187 pasien pada Desember.
Bahkan dalam sehari kemarin (13/1) sedikitnya 34 pasien menjalani perawatan.
‘’Pasien terbagi DHF (dengue hemorrhagic fever) dan DF (dengue fever), gejalanya demam tapi tidak ada pendarahan,’’ terang Moh. Arbain, Humas RSU 'Aisyiyah.
Lonjakan pasien terjangkit serangan nyamuk aedes aegypti juga terjadi di RSU Muhammadiyah (RSUM) Ponorogo.
Dari 79 pasien di November meningkat 157 pasien pada Desember. Hingga pekan kedua Januari tercatat 40 pasien.
‘’Hari ini (kemarin) masih ada 15 pasien yang dirawat, dan 25 pasien sudah pulang bulan ini,’’ terang Wasis Humas RSUM Ponorogo.
Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo Anik Setiyarini angkat bicara soal perbedaan data pasien di RS dengan data kasus DBD.
Menurutnya tak seluruh pasien yang dirawat di RS masuk klasifikasi data kasus DBD. Pihaknya memastikan pasien yang tidak masuk data merupakan suspect atau gejala DBD.
‘’Kriteria kami harus benar-benar kasus DBD, kalau gejala tidak kami masukkan data Dinkes,’’ jelas Anik.
Anik menambahkan, penanganan sama diberikan untuk pasien suspect maupun positif DBD.
Terkecuali, pasien yang telah menunjukkan tingkat keparahan wajib mendapat perawatan intensif.
Adapun data kasus positif DBD hingga pekan kedua bulan ini mencapai 21 kasus. ‘’Lebih tinggi dibanding Januari 2024,’’ ungkapnya. (gen/kid)
SUSPECT DAN POSITIF DBD DALAM ANGKA
RSU Muhammadiyah
79 pasien November
157 pasien Desember
40 pasien Januari (per 13 Januari)
RSU ‘Aisyiyah
72 pasien November
187 pasien Desember
34 pasien Januari (Per 13 Januari)
RSU Muslimat
47 pasien November
107 pasien Desember
20 pasien Januari (Per 13 Januari)
Dinkes Ponorogo
45 kasus Desember
21 kasus Januari (Per 13 Januari)
Editor : Nur Wachid