PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Persiapan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Ponorogo terus dimatangkan.
Selain mempersiapkan rangkaian uji coba ke sekolah hingga ibu hamil, Kodim 0802 Ponorogo juga menggeber persiapan sarana pendukung. Tak terkecuali ketersediaan dapur sehat.
Komandan Kodim 0802 Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono memproyeksikan sedikitnya 170 ribu menjadi sasaran program MBG.
Baca Juga: Tanah Longsor Terjang Rumah Warga di Nawangan, Pacitan, Tiba-Tiba Terdengar Suara Gemuruh
Terdiri dari siswa sekolah, balita hingga ibu hamil dan menyusui. Dibutuhkan 60 dapur sehat dengan estimasi tiap dapur mampu mencukupi 3 ribu penerima.
Baca Juga: Viral! Ogah Bayar Paket COD Rp 24 Ribu, Kurir Diancam Pisau Terekam CCTV di SPBU Rajabasa, Lampung
‘’Sejauh ini baru ada satu dapur, dan rata-rata mampu menyiapkan 3 ibu porsi saat kami uji coba lalu,’’ kata Dwi.
Dwi memastikan seluruh data penerima telah dilaporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN). By name by address, nantinya titik pendirian dapur baru bakal dipilih langsung dari pusat.
Proses pendirian dapur diprediksi dilakukan bertahap sesuai kebutuhan dan ketersediaan sumber daya manusia (SDM).
Baca Juga: Dampak PMK di Pacitan, Pasar Pon Sepi Jual Beli Sapi, Harga Jual Turun Drastis
‘’Syarat utama dapur sehat harus berada di lokasi strategis yang mudah dijangkau oleh penerima manfaat,’’ jelasnya.
Baca Juga: Progam Unggulan Prabowo-Gibran MBG Resmi Dilaksanakan, 190 Dapur Siap Beroperasi Hari Ini
Baca Juga: Review Drama Korea When the Stars Gossip, Drakor Bertema Luar Angkasa dengan Sentuhan Romantis
Dandim memastikan pihaknya siap merealisasikan program nasional tersebut. Guna memastikan generasi muda Ponorogo tercukupi kebutuhan gizinya.
‘’SOP-nya (standard operating procedure) sangat ketat karena ini bahan makanan dimasak menjadi makanan berkualitas, sehingga generasi kita menjadi generasi yang sehat,’’ ujarnya. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid