Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

4 Faktor yang Membuat Luthfi-Yasin Unggul dalam Pilkada Jateng 2024, Dongkrakan Spektakuler

Oktaviani Sindy • Jumat, 29 November 2024 | 17:01 WIB
Keunggulan Luthfi-Yasin dalam Pilkada Jateng 2024 (Jawa Pos)
Keunggulan Luthfi-Yasin dalam Pilkada Jateng 2024 (Jawa Pos)

Jawa Pos Radar Lawu - Pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin berhasil unggul dalam hasil quick count Pilkada Jawa Tengah 2024 atas pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi (Hendi).

Berdasarkan survei Litbang Kompas, Luthfi-Yasin memperoleh 59,30%, sementara Andika-Hendi berada di 40,70%. LSI juga mencatat keunggulan serupa dengan Luthfi-Yasin meraih 59,38% dan Andika-Hendi hanya 40,62%.

Pengamat politik dan Dekan FISIP Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Suwardi, mengidentifikasi empat faktor utama di balik keberhasilan ini.

  1. Kombinasi Pasangan Calon

Menurut Suwardi, komposisi pasangan Luthfi-Yasin merupakan kombinasi yang ideal berdasarkan teori Clifford Geertz tentang masyarakat Jawa. Luthfi, seorang jenderal polisi, mewakili golongan priyayi, sementara Taj Yasin (Gus Yasin), seorang ulama, merepresentasikan golongan santri.

"Kombinasi priyayi dan santri ini sangat menarik bagi pemilih di Jawa Tengah," ujar Suwardi dalam sebuah acara talkshow pada Kamis (28/11/2024).

Kombinasi ini dianggap berhasil mengakomodasi nilai-nilai tradisional dan modern yang relevan dengan karakteristik pemilih di wilayah tersebut.

  1. Partai Pengusung yang Kuat

Faktor berikutnya adalah dukungan dari koalisi besar 15 partai politik, termasuk PKB, Gerindra, Demokrat, Golkar, dan Nasdem.

"Aspek keterpilihan dari kekuatan partai juga berada di pihak Pak Luthfi-Taj Yasin," ungkap Suwardi.

Sebaliknya, pasangan Andika-Hendi hanya diusung oleh PDIP, yang dinilai tidak cukup kuat menghadapi koalisi besar tersebut.

  1. Endorsement Jokowi

Dukungan dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menjadi faktor kunci lainnya. Suwardi menilai pengaruh Jokowi masih kuat mengingat jarak waktu yang dekat antara Pilpres dan Pilkada 2024.

"Endorsement Presiden Jokowi menjadi faktor penentu, apalagi Jokowi sebelumnya juga mendukung Prabowo-Gibran dalam Pilpres yang dimenangkan di Jateng," ujarnya.

  1. Strategi Kampanye yang Lebih Matang

Masa kampanye yang lebih panjang juga memberikan keunggulan bagi Luthfi-Yasin. Pasangan ini telah mensosialisasikan diri sejak jauh hari, sedangkan Andika-Hendi baru memulai kampanye beberapa bulan setelah pendaftaran.

"Strategi ini memberikan keunggulan signifikan bagi pasangan Luthfi-Yasin," jelas Suwardi.

Dengan kombinasi pasangan yang ideal, dukungan partai yang kuat, endorsement dari Jokowi, serta strategi kampanye yang lebih matang, Luthfi-Yasin berhasil meraih simpati dan suara mayoritas masyarakat Jawa Tengah.

Keunggulan ini menunjukkan pentingnya strategi politik yang terencana dalam memenangkan kontestasi Pilkada. (okta)

Editor : Riana M.
#quick count #pilkada jateng #2024 #pemilihan kepala daerah #pengamat politik #Pasangan Calon Gubernur #Luthfi Yasin #keunggulan #jawa tengah