PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu — Pengajian yang digelar oleh Gus Iqdam di Desa Bulu Lor, Jambon, Ponorogo pada Jumat malam (25/10/2024) menjadi trending topik setelah momen mengharukan terjadi.
Perhatian seluruh jemaah, termasuk Gus Iqdam, tertuju pada seorang pemuda bernama Aditya Romdhoni, atau lebih dikenal sebagai Adit Balmon.
Pemuda asal Desa Tanjungrejo, Badegan ini menceritakan kisah hidupnya sebagai anak yatim yang harus menjadi tulang punggung keluarga setelah sang ayah meninggal dunia.
Adit Balmon bekerja keras sebagai kuli pasir demi menghidupi ibunya yang menderita diabetes.
Kisah perjuangan Adit yang diceritakan saat pengajian tersebut menyentuh hati para jemaah dan membuat Gus Iqdam merasa terpanggil untuk bertindak lebih jauh.
Setelah pengajian selesai, Gus Iqdam memutuskan untuk langsung mengunjungi rumah Adit Balmon.
Kedatangan Gus Iqdam disambut hangat oleh ibu Adit dan warga setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Iqdam terlihat berbincang akrab dengan ibu Adit, menunjukkan perhatian dan empati yang tulus.
Momen kunjungan ini juga dibagikan melalui video yang diunggah oleh Lek Dahlan, warga Madiun pencipta lagu Los Dol dinyanyikan Denny Caknan yang sering mendampingi Gus Iqdam.
Unggahan tersebut viral di media sosial, khususnya TikTok.
Tidak hanya sekadar mengunjungi, Gus Iqdam juga memberikan bantuan berupa kambing beserta kandangnya, sebagai modal bagi keluarga Adit Balmon untuk memulai beternak.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga Adit yang kini harus menghadapi kesulitan finansial.
Kisah perjuangan dan ketegaran Adit Balmon pun terus menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Banyak warga Ponorogo yang merasa tersentuh dan memberikan dukungan moril kepada Adit Balmon agar tetap kuat menjalani perannya sebagai tulang punggung keluarga.
Warga setempat juga menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada Gus Iqdam atas ketulusan dan keikhlasannya dalam membantu Adit Balmon.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, tetapi juga perhatian dan semangat, yang diharapkan dapat memberikan motivasi baru bagi Adit dan keluarganya. (kid)
Editor : Nur Wachid