KEDIRI, Jawa Pos Radar Lawu – Puluhan warga dari Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kediri serta beberapa warga dari luar kecamatan mengalami keracunan massal setelah menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa (1/10) malam.
Radar Kediri melaporkan, salah seorang korban, M Choirul Muhtar (17), warga Dusun Nglamong, Desa Karang Tengah, Kandangan, mengaku mulai merasa pusing dan mual setelah mengonsumsi minuman di acara tersebut.
Menurut Choirul, gejala mual dan muntah muncul tidak lama setelah meneguk minuman yang disediakan dalam acara.
Kondisinya semakin memburuk hingga ia harus dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK).
Setelah mendapat perawatan medis, kondisinya membaik meski masih merasa lemas.
Tidak hanya Choirul, banyak warga lainnya juga mengalami gejala serupa.
Sebagian korban dirawat di RSKK dan Rumah Sakit HVA Pare. Para korban menunjukkan gejala keracunan seperti pusing, mual, dan muntah-muntah.
Hingga Rabu (2/10) malam, sejumlah korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum memberikan rincian pasti mengenai jumlah total warga yang keracunan.
Baca Juga: Taman Kemesraan: Daya Tarik, Harga Tiket, Fasilitas, Jam Operasional, dan Rute
Baca Juga: Pesulap Pak Tarno Terkena Serangan Stroke Keempat Kalinya, Begini Mitos dan Fakta Penyakit Stroke
Namun, diperkirakan puluhan orang terpapar keracunan massal dalam acara tersebut, dengan sebagian di antaranya kemungkinan harus menginap di rumah sakit untuk observasi lebih lanjut.
Pihak rumah sakit masih melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti keracunan, sementara petugas kesehatan terus memantau kondisi para pasien. (kid)
Editor : Nur Wachid