Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Diimingi Uang, Santriwati di Sragen Jadi Korban Rudapaksa Guru Ngajinya selama 2 Tahun

Riana M. • Rabu, 18 September 2024 | 18:36 WIB
Ilustrasi pelecehan (Pinterest)
Ilustrasi pelecehan (Pinterest)

Jawa Pos Radar Lawu - Berita seorang santriwati di Sragen, Jawa Tengah dicabuli guru ngajinya viral di media sosial.

Adalah V (16) sosok santriwati yang jadi korban rudapaksa mantan guru ngajinya S(55).

Mengutip laman hetanews.com informasi pelecehan S terbongkar pada Selasa (10/9) malam.

Kala itu warga langsung menginterogasi sang Ustad yang berasal dari Desa Pagak, Kecamatan Sumberlawang.

S mengakui perbuatannya yang kemudian membuat warga marah lalu mengarak S keliling kampung tanpa pakaian.

Melansir laman ANTARA disebutkan jika V pernah menjadi murid mengaji S.

Sementara itu, V diketahui pernah menjadi murid mengaji S. Namun ketika masuk SMP, V tidak lagi belajar mengaji dengan S.

Saat ini V sudah duduk di kelas XI sebuah sekolah di Kabupaten Sragen.

Meski demikian, komunikasi keduanya masih berlanjut melalui ponsel. S seringkali memberikan semangat pada V untuk rajin belajar. Komunikasi keduanya terjalin intens.

Bahkan tersangka mengaku telah melakukan pencabulan terhadap V sebanyak 10 kali dan persetubuhan sebanyak 7 kali sejak tahun 2022-2024.

Lokasi pencabulan dan persetubuhan di rumah dan gudang.

Kepala Satreskrim Polres Sragen Ajun Komisaris Isnovim Chodariyanto di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah engatakan awalnya ada iming-iming uang dari tersangka pada korban.

Bahkan S berjanji pada V akan bertanggung jawab jika korban sampai hamil. (*)

Editor : Riana M.
#guru ngaji #tersangka #santriwati #Korban Rudapaksa #jawa tengah #sragen