Jawa Pos Radar Lawu - Dugaan tindakan anomali oleh seorang fans terhadap cosplayer asal Kota Madiun. Diunggah oleh @titikcomae pada Minggu (1/9), dijelaskan kronologi kejadian dan point-point yang terlihat mencolok dan tidak wajar oleh pelaku.
Bermula ketika Desta Yoga Pratama (DYP) berkenalan dengan korban yang merupakan cosplayer di salah satu event yang berlokasi di Matahari Madiun pada 30 Juli 2023.
Perkenalan berlanjut hingga Agustus 2023 mereka berpacaran, namun hubungan tersebut kandas dalam kurun waktu 2 minggu.
Kejadian yang janggal pun mulai terlihat pada September 2023, yang mana dimulai dari DYP lewat depan rumah korban dan meneriakkan kata-kata tidak pantas.
Karena tidak ditanggapi dengan serius, korban akhirnya menggap kejadian tersebut seperti angin lewat.
Namun setelah korban menyelidiki lebih lanjut, ternyata DYP sering nongkrong di sekitar rumahnya semenjak putus.
Pelaku sering menguntit korban ke manapun, bahkan turut melibatkan salah seorang temannya untuk selalu melaporkan gerak gerik korban.
Dari sinilah DYP diketahui tidak bergerak sendirian.
Tidak sampai disitu, nomor pribadi korban disebar luaskan sebagai seseorang yang menerima booking VCS (Video Call Seks) dan juga sampai datang kerumah untuk mengetuk pintu.
Teror tersebut terus berlanjut hingga Maret 2024.
Asal pengetahuan korban, DYP merupakan type orang yang suka dengan banyak wanita, sehingga Ia bukan satu-satunya korban dari perlakuan DYP.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi ke pihak berwajib atas tindakan yang dilakukan oleh DYP. Namun telah ada unggahan himbauan komunitas cosplayer Kota Madiun untuk mewaspadai DYP dan temen-temannya ketika datang ke event. (*)
Editor : Riana M.