PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Belum usai Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko harus berhadapan dengan kejahatan dunia digital.
Usai kontaknya diretas Juni 2023 lalu, nomor handphone Kang Giri, sapaan bupati, kembali diobok-obok. Kali ini, kontaknya dicatut orang tak bertanggung jawab sebagai penjamin utang.
Kang Giri, sampai merasa geram dan terganggu. Pasalnya, dia mengaku nomornya setiap saat dihubungi customer service (CS) jasa pinjaman online (pinjol).
Padahal menurutnya, dia tak pernah sekalipun berurusan dengan jasa pinjol tersebut.
‘’Pernah ditelpon tidak dikenal tanya tanya soal identitas orang, ternyata nomor saya dijadikan jaminan,'' ujarnya di sela upacara Hari Koperasi Jumat (12/7) lalu.
Kang Giri terheran nomornya menjadi penjamin pinjol. Entah siapa yang melakukannya, Kang Giri meminta seluruh warga Bumi Reog menjadikan kejadian yang menimpanya sebagai pelajaran berharga.
Pun, dia meminta warga berpikir dua kali jika ingin berhubungan dengan pinjol. ''Masih banyak alternatif lain yang bunganya lebih rendah, atau minimal yang lebih aman,'' jabarnya.
Di sisi lain, Kang Giri berharap koperasi turut berevolusi di era digital saat ini. Minimal menjadi jujukan bilamana masyarakat butuh bantuan uang.
Menekan penggunaan pinjol, entah lewat kemudahan pinjaman ataupun proses transaksi. Seiring keberadaan koperasi jamak dan mudah dijumpai masyarakat.
''Koperasi itu soko guru perekonomian yang harus tetap dijaga karena dalam kondisi apapun koperasi tetap bertahan,'' tandasnya. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid