Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Elektabilitas Ipong Muchlissoni Tenggelam di Pilkada Ponorogo 2024? Begini Pandangan Pakar Politik

Sugeng Dwi N. • Senin, 24 Juni 2024 | 01:41 WIB

 

Ilustrasi Pilkada 2024 (JAWAPOS.COM)
Ilustrasi Pilkada 2024 (JAWAPOS.COM)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - Peta politik jelang Pilkada Ponorogo 2024 berubah. Menyusul munculnya nama baru M. Harun Ar Rasyid (MHR) yang mendaftar bacabup lewat PKB, serta turunnya surat tugas Partai Demokrat dan PAN kepada petahana Sugiri Sancoko.

Pakar politik menilai dua langkah politik itu seperti membuka cerita baru, sekaligus menenggelamkan nama lawas seperti Ipong Muchlissoni hingga wajah baru Didik Subagio (MDS).

Pengamat politik Ponorogo Lukman Santoso memandang politik di Ponorogo kian dinamis dan kompleks.

Para kandidat serta partai politik (parpol) harus pandai bermanuver jika tidak ingin blunder. Lukman mencontohkan Gerindra mulai bergerak mengenalkan putra mahkota (putra Ketua DPC Gerindra Ponorogo Supriyanto) Segoro Luhur Kusumo Daru ke masyarakat.

Termasuk PKB yang juga menyodorkan putra mahkota (putra Ketua DPC PKB Ponorogo Ibnu Multazam) Ibnu Alfandy Yusuf.

‘’Gerindra tentu masih punya nilai lebih, karena jadi pemenang pilpres. PKB juga pemenang pileg di Ponorogo,’’ ungkap Dosen Hukum Tata Negara IAIN Ponorogo itu.

Terkait poros rivalitas yang dimotori Ipong, menurutnya mesin politik Nasdem harus bekerja lebih keras.

Mau tidak mau, Nasdem harus berhasil merebut hati Gerindra agar Luhur bersedia dipasangkan dengan Ipong.

Atau pilih menggandeng PKB menjadikan Andy wakil yang menandakan cerita lama terulang.

Baca Juga: Jurus Silat Gerindra, Manuver Bangun Poros Tengah Menangkan Pilkada Ponorogo 2024, Ini Prediksi Pakar Politik

‘’Tentu menguntungkan juga bagi PKB, karena kadernya belum populer jadi bisa naik,’’ ungkapnya.

Sementara petahana, Lukman menilai posisi bupati lebih diuntungkan. Dia memprediksi petahana bakal membidik dukungan dari Nahdlatul Ulama (NU).

Pertimbangannya, basis massa serta background bupati dari NU. ‘’Saat ini Pak Giri juga belum ada jejak blunder, jadi masih punya nilai tawar,’’ ujarnya.

Lukman menakar tiga poros bakal terbentuk pada pilkada mendatang. Yakni poros petahana Sugiri Sancoko, poros rivalitas Ipong Muchlissoni serta poros yang digawangi Gerindra.

Kendati tersisa dua bulan jelang pendaftaran, potensi lain memungkinkan berubah seiring gerakan politik di daerah dan pusat.

‘’Pak Ipong mungkin dengan Andy, nanti juga ada Gerindra dan juga Pak Giri di kubu lainnya,’’ pungkasnya. (gen/kid)  

Editor : Nur Wachid
#politik #2024 #demokrat #ipong #Harun ar Rasyid #petahana #MHR #sugiri #pan #Muchlissoni #sancoko #pilkada ponorogo