PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - Kegetolan dan ketulusan Achmad Jumali merawat ratusan kambing membawa berkah. Di musim haji ini, ternak peliharaannya laris manis.
Bahkan ratusan kambing milik peternak asal Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Jawa Timur itu ludes terjual.
Achmad beternak kambing 130 ekor di kandang yang tak jauh dari rumahnya. Ternak tersebut mendapat perlakuan khusus.
Mulai dimandikan, digosok, disisir ala-ala salon modern khusus kambing tiap 2-3 hari sekali. Pun kandang tak luput dibersihkan tiap hari.
Bahkan dibagi blok dengan label banderol harga sesuai kelasnya.
‘’Intinya kami ingin menjauhkan kesan kalau kandang dan kambing itu kotor, bau dan jorok. Di sini semua bersih dan pembeli nyaman,’’ ujar Achmad.
Para pembeli mulai berdatangan sejak akhir bulan lalu. Sebagian membawa pulang langsung kambing yang telah dibeli.
Ada juga yang menitipkan di kandang Achmad hingga hari raya kurban tiba. Achmad berhitung 100 ekor telah laku.
Harga dan jenisnya beragam, mulai kambing Jawa, peranakan etawa dan domba, dibanderol di range harga Rp 2,2 juta - Rp 7 juta untuk kambing super.
‘’Yang bisa membedakan dan menilai itu pembeli, kami maksimalkan servis dan perawatan hewan kurban,'' jelasnya.
Tak sekadar mendapat pakan, kambing milik Achmad rutin mendapat vitamin. Seperti racikan fermentasi, maupun tradisional serupa empon-empon.
Tujuannya, mencegah kambing mudah sakit. ''Kesehatan hewan kurban harus terjamin, bobot kambingnya juga dijaga, kebersihan apalagi,'' ucapnya. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid