Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pilkada Ponorogo 2024: Indopool Rilis Elektabilitas Sugiri Sancoko Tembus 52,68 Persen, tapi Swing Voters Enam Kecamatan Tinggi

Sugeng Dwi N. • Jumat, 10 Mei 2024 | 20:11 WIB

 

BUKAN PENENTU: Lembaga Survei Indopol merilis tingkat elektabilitas kandidat yang layak pimpin Ponorogo kemarin (9/5). (GRAFIS: HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)
BUKAN PENENTU: Lembaga Survei Indopol merilis tingkat elektabilitas kandidat yang layak pimpin Ponorogo kemarin (9/5). (GRAFIS: HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Bermunculan kembali survei enam bulan jelang Pilkada Ponorogo 2024, November mendatang.

Kali ini, Lembaga Survei Indopol merilis hasil survei elektabilitas para kandidat kemarin (9/5).

Hasilnya, poros petahana Sugiri Sancoko mendominasi dengan tingkat elektabilitas tertinggi di angka 52,68 persen.

Sementara itu, Ipong Muchlissoni versi Indopool di urutan kedua dengan jarak tebal di angka 2,93 persen.

Disusul Agus Pramono, Ali Mufti, Ibnu Multazam masing-masing 0,49 persen. Didik Subagio, Supriyanto, Markum, serta Miseri Efendi sama 0,24 persen.

‘’Kami sodorkan ke masyarakat siapa bupati yang cocok pimpin Ponorogo, hasilnya muncul beberapa nama termasuk nama Bupati Markum yang telah meninggal,’’ kata Direktur Indopol Jawa Timur Fauzin.

Fauzin membeber peta tingginya elektabilitas Sugiri nyaris merata 21 kecamatan. Pengecualian enam kecamatan yang menjadi beban pundak Sugiri.

Yakni Kecamatan Babadan, Jetis, Sooko, Slahung, Badegan, serta Jambon. Meski elektabilitas Sugiri lumayan tinggi, namun jumlah responden yang menjawab tidak tahu alias swing voters lebih tinggi (selengkapnya lihat grafis).

‘’Peta ini kalau di-follow up kandidat lain, dan dibuat tim yang baik dengan berbagai macam pendekatan tentu bisa mengerek elektabilitas mereka,’’ jelasnya.

Kendati hasil survei menempatkan petahana dengan angka tinggi, Fauzin menegaskan bahwa angka tersebut bukan jaminan bisa bertahan hingga coblosan 27 November mendatang.

Mesin partai, kinerja politik, dan komandan tempur di lapangan menjadi kunci. Bahkan, menurutnya bukan hal mustahil elektabilitas petahana tergerus berpindah ke kandidat penantang.

‘’Kalau dalam beberapa bulan yang punya tren tinggi salah ambil langkah tentu bisa ganggu elektabilitas, juga sebaliknya,’’  ujarnya.

Sisa enam bulan bukanlah waktu yang panjang. Fauzin juga berpesan agar kandidat yang siap berhadapan dengan petahana wajib kerja ekstra.

Dinamika politik serta kepercayaan masyarakat merupakan indikator utama. Adapun survei melibatkan 410 responden pada 23-28 April lalu.

‘’Calon yang belum dapat partai harus kerja keras mendongkrak elektabilitas agar dilirik partai politik. Kalau tidak, ya, maju independen,’’ ungkapnya. (gen/kid)

 

6 KECAMATAN BEBAN SUGIRI

Babadan

26,7 persen Sugiri Sancoko

3,3 persen Ipong Muchlissoni

3,3 persen Markum

66,7 persen Tidak Tahu

Jetis

30,0 persen Sugiri Sancoko

70,0 persen Tidak Tahu

Sooko

20,0 persen Sugiri Sancoko

80,0 persen Tidak Tahu

Slahung

15,0 persen Sugiri Sancoko

85,0 persen Tidak Tahu

Badegan

20,0 persen Sugiri Sancoko

80,0 persen Tidak Tahu

Jambon

15,0 persen Sugiri Sancoko

85,0 persen Tidak Tahu

 

15 KECAMATAN SUGIRI MENDOMINASI

Ponorogo

43,3 persen Sugiri Sancoko

3,3 persen Ipong Muchlissoni

53,3 persen Tidak Tahu

Jenangan

66,7 persen Sugiri Sancoko

6,7 persen Ipong Muchlissoni

6,7 persen Ali Mufthi

10,0 persen Tidak Tahu

Mlarak

90,0 persen Sugiri Sancoko

10,0 persen supriyanto

Siman

80,0 persen Sugiri Sancoko

5,0 persen Ipong Muchlissoni

15,5 persen Tidak Tahu

Ngebel

100 persen Sugiri Sancoko

Pudak

100 persen Sugiri Sancoko

Pulung

40,0 persen Sugiri Sancoko

60,0 persen Tidak Tahu

Sawoo

53,3 persen Sugiri Sancoko

46,7 persen Tidak Tahu

Bungkal

80,0 persen Sugiri Sancoko

20,0 persen Tidak Tahu

Ngrayun

43,3 persen Sugiri Sancoko

53,3 persen Tidak Tahu

Sambit

50,0 persen Sugiri Sancoko

15,0 persen Ipong Muchlissoni

35,0 persen Tidak Tahu

Balong

50,0 persen Sugiri Sancoko

5,0 persen Ipong Muchlissoni

45,0 persen Tidak Tahu

Kauman

50,0 persen Sugiri Sancoko

5,0 persen agus pramono

45,0 persen Tidak Tahu

Sampung

90,0 persen Sugiri Sancoko

10,0 persen Tidak Tahu

Sukorejo

80,0 persen Sugiri Sancoko

15,0 persen Ipong Muchlissoni

5,0 persen Ibnu Multazam

(Sumber: Lembaga Survei Indopol)

Editor : Nur Wachid
#Ali Mufti #Hasil #2024 #Ipong Muchlissoni #Indopol #Sugiri Sancoko #swing voters #survei #supriyanto #agus pramono #elektabilitas #didik subagio #ibnu multazam #pilkada ponorogo