Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pilkada Ponorogo 2024: Ini Survei Elektabilitas Sugiri Sancoko vs Ipong Muchlissoni Versi ARCHI, Siapa Bupati yang Kalah Lagi?

Sugeng Dwi N. • Rabu, 8 Mei 2024 | 03:25 WIB

 

ARCI rilis survei elektabilitas Sugiri Sancoko head to head dengan Ipong Muchlissoni. (GRAFIS: HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)
ARCI rilis survei elektabilitas Sugiri Sancoko head to head dengan Ipong Muchlissoni. (GRAFIS: HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - SURVEI mulai bermunculan bersamaan isu santer Pilkada Ponorogo 2024, Jawa Timur. 

Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis dua hasil survei bersamaan Senin (5/5).

Survei elektabilitas lima kandidat, serta survei head to head Sugiri Sancoko vs Ipong Muchlissoni.

Versi ARCI hasil survei itu menempatkan Sugiri dengan elektabilitas tertinggi 56,2 persen.

Disusul Supriyanto (Ketua DPC Gerindra Ponorogo) 13,6 persen; Ibnu Multazam (Ketua DPC PKB Ponorogo (11,9 persen); Ipong 10,1 persen; Lisdyarita 4,7 persen; serta tidak tahu 3,5 persen.

‘’Kami sodorkan nama-nama tokoh ini ke masyarakat, apabila maju sebagai bupati mana yang akan dipilih,’’kata Direktur ARCI Baihaki Sirajt.

Sementara hasil survei ARCI head to head Sugiri vs Ipong tak jauh berbeda. Elektabilitas Sugiri di angka 59,3 persen, sementara Ipong 19,4 persen, sisa 21,2 persen tidak tahu.

Kedua survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 21 kecamatan di Bumi Reog.

‘’Kami gunakan metode stratified multistage random sampling, dengan rentang usia, pekerjaan sampai pendidikan berbeda-beda sesuai DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang ditetapkan KPU terakhir,’’ jelasnya.

Disinggung penyebab jomplangnya elektabilitas Sugiri vs Ipong, Baihaki menilai kemunculan tokoh menjadi salah satu penentu tinggi rendahnya tanggapan masyarakat.

Ketimbang Sugiri yang saat ini sebagai Bupati Ponorogo misalnya, rencana Ipong kembali macung bupati masih simpang siur.

Pun, belum menunjukkan manuver politik nyata hingga elektabilitasnya rendah.

‘’Bukan masalah naik turun suara, tapi masyarakat melihat bahwa Pak Ipong belum running,’’ ujarnya.

Tentang elektabilitas Ipong dari hasil survei yang dilakukan ARCI, Nasdem angkat suara. Ketua Bapilu Nasdem Sunarto menghormati lembaga survei yang melakukan kajian tersebut.

Jika survei dilakukan secara ilmiah dan sesuai fakta di lapangan, menurutnya hal itu menjadi pecut semangat partainya mendongkrak elektabilitas Ipong.

‘’Tentu akan kami komunikasikan lagi dengan tim dan calon koalisi agar bisa semakin meningkat, intinya kami hormati hasil survei yang ada,’’ kata Sunarto.

Sementara dari kubu PDIP, hasil survei semakin memantapkan pilihan mengusung kembali Sugiri-Lisdyarita.

Ketua DPC PDIP Ponorogo Bambang Juwono menilai masyarakat masih menginginkan bupati menuntaskan pekerjaan rumah yang selama ini belum rampung.

‘’Tentu kami semakin semangat dengan adanya survei itu,’’ kata Bambang. (gen/kid)

Baca Juga: Menakar Kekuatan Tiga Poros Pilkada, PKB, Nasdem, PDIP Layak Pimpin Koalisi, Siapa Calon Bupati Ponorogo 2024?

SURVEI ELEKTABILITAS 5 KANDIDAT VERSI ARCI

56,2 persen Sugiri Sancoko

13,6 persen Supriyanto

11,9 persen Ibnu Multazam

10,1 Ipong Muchlissoni

4,7 persen Lisdyarita

3,5 persen tidak tahu

 

SURVEI ELEKTABILITAS SUGIRI VS IPONG VERSI ARCI

59,3 persen Sugiri Sancoko

19,4 persen Ipong Muchlissoni

21,2 persen tidak tahu

(Sumber: Lembaga Survei ARCI)

 

Editor : Nur Wachid
#2024 #Ipong Muchlissoni #Sugiri Sancoko #jawa timur #Lisdyarita #head to head #survei #ARCI #supriyanto #elektabilitas #ibnu multazam #pilkada ponorogo