NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu – Polisi tampaknya bakal kesulitan mengidentifikasi jasad pria yang ditemukan di rel kereta api (KA) Dusun Kedungprawan, Gendingan, Widodaren, Ngawi, pada Rabu (24/4). Sebab, polisi tidak menemukan kartu identitas apapun di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Tubuh John Doe, istilah jasad pria tidak dikenal, itu tercerai berai setelah diduga tertabrak KA Mutiara Selatan.
‘’Kondisinya sudah tidak utuh,’’ kata Joko Sutrisno, warga setempat.
Joko mengungkapkan, potongan tubuh Mr X ditemukan pertama kali oleh petani yang hendak ke sawah sekitar pukul 07.00.
Temuan tersebut dilaporkan ke petugas Kereta Api Indonesia (KAI) yang kebetulan sedang patroli.
‘’Warga lainnya kemudian melapor ke Polsek Widodaren,’’ ujarnya.
Kapolsek Widodaren AKP Farid Suharta menyatakan, Mr X diduga ditabrak KA Mutiara Selatan pukul 04.27.
KA relasi Bandung–Malang itu melintas dari arah barat.
Pihaknya menduga Mr X sengaja menabrakkan diri ke KA yang melintas.
‘’Dugaannya bunuh diri karena posisi mayat di tengah rel kereta,’’ ucapnya.
Farid menyampaikan bahwa identitas Mr X masih diselidiki.
Pihaknya hanya menemukan bukti sobekan celana jins panjang dan sweater di TKP.
‘’Salah satu potongan tangan berhasil ditemukan. Kami akan cari identitas korban dengan melacak sidik jari,’’ paparnya sembari menyebut potongan jasad yang terkumpul dibawa ke RSUD dr Soeroto. (sae/cor)
Editor : Deni Kurniawan