PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu - Pemudik yang melintas di jalur Ponorogo-Pacitan (Poci) via Slahung harus ekstra waspada.
Jalan Raya Poci kilometer 225 masuk Desa Wates, Slahung yang ambrol 2021 lalu tak kunjung diperbaiki.
Kini, jalur diberlakukan sistem buka tutup sekaligus menjadi atensi khusus polres setempat.
Satlantas Polres Ponorogo meninjau ke lokasi kemarin (2/4). Diketahui, setengah badan jalan longsor dengan bentangan sepuluh meter hingga jalur tidak bisa dilalui.
Pun memaksa pemberlakuan buka tutup jalan.
''Jalannya longsor sejak beberapa tahun, baru sebatas diberi sandbag dan ditutup terpal belum dilakukan perbaikan total,’’ kata Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Juminto Nugroho.
Km 225 menjadi kendala aksesibilitas dua kabupaten. Apalagi jalur tersebut merupakan jalur utama Poci.
Mengantisipasi gangguan lalin, rencananya sejumlah rambu hingga lampu penanda bakal ditambah di titik tersebut.
''Rambu kami tempatkan lagi minimal 50 meter dan 100 meter dari titik ambrol agar pengguna jalan waspada, tetap buka tutup,’’ jelasnya.
Selain Km 225, kerusakan jalan juga terjadi di Km 226. Aktivitas tanah gerak membuat pengerasan jalan tak bisa dilakukan petugas.
Hingga, aspal sepanjang 500 meter rusak. ''Kondisi ini sudah kami laporkan ke Dinas PU Provinsi Jatim, dan mereka sudah menanggapi akan ditindaklanjuti,’’ tambahnya.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Favorit Ponorogo yang Cocok Dijadikan Tempat Libur Lebaran Bersama Keluarga
Dia berharap masyarakat berhati-hati saat melintas di ruas tersebut.
Khususnya saat penghujan. Antisipasi licinnya jalan serta potensi kecelakaan. ''Saat puncak arus mudik dan balik nanti kami tempatkan petugas di lokasi,’’ pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid