Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Stabilisasi Harga Bahan Pokok saat Ramadan menjelang Idul Fitri, Ini yang Dilakukan Pemkab Ngawi

Asep Syaeful • Selasa, 26 Maret 2024 | 23:11 WIB
TANGANI INFLASI: Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Wabup Dwi Rianto Jatmiko mengecek pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Senin (25/3). (MUSTOFA FAHMI UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI)
TANGANI INFLASI: Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan Wabup Dwi Rianto Jatmiko mengecek pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Senin (25/3). (MUSTOFA FAHMI UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu - Harga sejumlah bahan pokok acap menjadi momok kehidupan. Tak sedikit masyarakat mengeluh lantaran harus merogoh kocek dalam-dalam untuk memenuhi kebutuhan harian.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menekan harga bahan pokok selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Pem Ngawi memaksimalkan program jangka pendek menekan harga bahan pokok melalui Gerakan Pangan Murah.

Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) bersama pemangku kepentingan lain menjual sejumlah bahan pokok (bapok) murah di Alun-Alun Merdeka pada Senin (25/3).

‘’Strategi menstabilisasi harga pangan di bulan Ramadan menjelang Idul Fitri,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Selain gerakan pangan murah, juga ada operasi pasar dan pasar murah yang digelar perangkat daerah lain.

Seperti dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK) serta dinas perikanan dan peternakan (DPP).

Pelaksanaannya demi meredam gejolak masyarakat karena mahalnya harga bahan pokok.

‘’Ngawi yang identik lumbung pangan ini harus bisa memberikan suplai barang sesuai kebutuhan dengan harga terjangkau,’’ ujarnya.

Baca Juga: Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan Saminten Ngawi, Jawaban Ngelantur Parsi Membuat Polisi Pusing Tujuh Keliling

Menurut Ony, harga sejumlah bahan pokok sudah mulai turun.

Salah satunya beras di rentang Rp 14,5 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram.

Turunnya harga karena banyak petani mulai panen.

Pun harga gabah turun di Rp 6 ribu per kilogram.

‘’Dalam seminggu atau dua minggu lagi harga beras bisa lebih turun,’’ ucap bupati. (sae/cor)

Editor : Deni Kurniawan
#bahan pokok #ngawi #stabilisasi harga #ramadan #idul fitri