KABUPATEN MADIUN, Jawa Pos Radar Lawu – Ajal bisa menjemput siapa saja dan kapan saja.
Widodo, karyawan Rumah Sakit Islam (RSI) di Kota Madiun ditemukan tewas di rumah kontrakannya, Senin (25/3).
Saat dievakuasi polisi, kondisi jasad korban yang terbujur kaku membuat gempar warga sekitar.
Rumah kontrakan Widodo berada di Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.
Jasad pria berusia 38 tahun ini pertama kali diketahui rekannya yang datang ke rumah kontrakan.
‘’Jadi rekan korban dari RSI pagi itu datang ke kontrakan karena sejak Jumat (22/3) sudah tidak masuk kerja lantaran sakit. Saat dihubungi tidak bisa,” ungkap Kapolsek Geger, AKP Afin Choirudin
Saat datang, rekan Widodo melihat rumah kontrakan dalam kondisi terkunci.
Khawatir dengan kondisi Widodo, rekannya tersebut nekat melihat dari jendela kamar.
Ternyata Widodo telah terbujur kaku.
Mengetahui hal tersebut, rekan korban langsung melaporkan kepada kepolisian setempat.
“Setelah mendapat laporan itu, kami bersama tim inafis dan puskesmas setempat melakukan pengecekan dan olah TKP,” katanya.
Hasil olah TKP, ditemukan sejumlah obat-obatan yang diduga dikonsumsi korban.
Sedangkan keterangan kerabat, pada Kamis (21/3) Widodo sempat mengeluhkan sakit herpes.
Selama ini, Widodo tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut.
“Dari hasil visum luar, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, diduga penyebab meninggal dunia karena sakit yang diderita,” tuturnya.
Guna memastikan lebih lanjut penyebab meninggalnya karyawan rumah sakit swasta tersebut, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Dolopo guna dilakukan visum. (ryu/aan)
Editor : Deni Kurniawan