PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu– Perempatan Pasar Legi, berlanjut Jalan HOS Cokroaminoto menjadi jalur tersibuk pada uji coba one way tahap dua Sabtu (23/3).
Bahkan jalur tersebut seperti menjelma jalanan di Kota Bengaluru, India yang menjadi wilayah kedua termacet di dunia, saat jam sibuk. Mulai pagi hari, terlebih saat jelang buka puasa di ramadan ini.
Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo mencatat kepadatan kendaraan terjadi mulai pukul 16.00 hingga menjelang magrib.
Perempatan Pasar Legi menjadi titik crossing kendaraan dari arah utara atau Jalan Soekarno Hatta (Soehat), barat dari Jalan Urip Sumoharjo (Ursum), dan timur dari Jalan Ahmad Dahlan (Ahlan).
Hanya ada dua pilihan bagi pengendara dari empat penjuru tersebut, belok utara ke Jalan Soehat atau ke selatan lewat HOS.
''Kendaraan di sekitar Pasar Legi padat sekali, bahkan sampai mengular panjang,’’ kata Kepala Dishub Ponorogo Wahyudi.
Wahyudi mengklaim penumpukan kendaraan bukan disebabkan adanya perubahan rute dalam uji coba one way tahap dua.
Melainkan disebabkan kegiatan sosial masyarakat di Jalan HOS. Bagi takjil digelar di tiga titik berbeda di jalur sepanjang 700 meter itu.
Mulai depan SMPN 1 Ponorogo, Supermarket Surya, serta Apotek HOS.
Dampaknya penumpukan kendaraan terjadi mulai Perempatan Pasar Legi hingga pintu masuk dan sepanjang jalan HOS.
''Petugas kami turunkan ke lokasi mengurai, dan kami mengimbau masyarakat untuk izin jika menggelar acara serupa di HOS Cokroaminoto, agar bisa kami pantau dan kawal,’’ ujarnya.
Wahyudi menegaskan, kemacetan di perempatan Pasar Legi dan HOS bersifat insidental.
Dia unjuk bukti kondisi lalu lintas (lalin) di Jalan Jenderal Sudirman (Jendsud) dan Gajah Mada (Gama) justru lengang saat terjadi crowded di Perempatan pasar Legi dan HOS.
Bukti lain, Wahyudi mengklaim nihil kemacetan pada hari kedua uji coba kemarin (24/2).
''Kami tempatkan 21 petugas di persimpangan jalan dan titik kepadatan selama dua hari ke depan antisipasi kejadian terulang,’’ ujarnya.
Wahyudi menyatakan bahwa secara umum uji coba one way tahap dua berjalan lancar.
Termasuk di enam ruas lain, yakni Gama, Sultan Agung (Sultag), Ahlan, Bhayangkara, M. Thamrin serta Jalan dr. Soetomo.
''Uji coba akan kami lakukan seminggu, untuk selanjutnya dilaporkan ke pak Bupati,’’ pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid