PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Perubahan satu arah, di ruas uji coba one way tahap dua seperti Jalan HOS Cokroaminoto, Sultan Agung, Ahmad Dahlan hingga Gajah Mada, Ponorogo menuai pro kontra masyarakat.
Apalagi, baru diberlakukan sejak 14 Februari lalu, pertengahan Maret ini Pemkab Ponorogo berencana mengubah kembali rute satu arah itu.
Lalu bagaimana nasib jalan-jalan satu arah periode sebelumnya?
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo Wahyudi memastikan perubahan uji coba satu arah hanya berlaku pada tujuh ruas utama tahap pertama.
Yakni, HOS Cokroaminoto, Sultan Agung, Ahmad Dahlan, Gajah Mada, Bayangkara, M. Thamrin, serta Dr. Soetomo.
Sementara jalan-jalan lain, seperti Jenderal Sudirman (Jensud) serta jalan Urip Sumoharjo (Ursum) dipastikan Wahyudi tak akan ada perubahan lalu lintas (lalin).
'’Seperti sebelumnya, jalan Jenderal Sudirman tetap timur ke barat, dan Urip Sumoharjo dari barat ke timur,’’ ungkap Wahyudi.
Sebaliknya, pemanjaan ruas jalan rencananya bakal dilakukan Dishub dalam waktu dekat.
Ruas Ursum misalnya, dalam waktu dekat 50 lampu taman akan dipasang sepanjang jalan satu kilometer itu.
Selain itu, sejumlah speedbump rencananya juga dipasang menekan laju kecepatan kendaraan.
Wahyudi menambahkan, ruas Ursum dan Jensud mulai diberlakukan satu arah dua tahun terakhir.
Hasil evaluasinya, tak ada penumpukan jalan di rute-rute tersebut.
Pun, sesuai angan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, kawasan itu kini semakin ramai aktivitas ekonomi usai pemberlakuan faceoff diberlakukan. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid