MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Datangnya bencana tak bisa ditolak. Tak terkecuali banjir. Air yang semula merupakan berkah. Seketika berubah menjadi musibah lantaran volume kelewat banyak.
Di Magetan, banjir luapan menerjang komplek perumahan Ardya Garini di Desa Suratmajan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Puluhan rumah terendam akibat banjir yang terjadi pada Selasa (5/3) malam itu.
Banjir terjadi bukan tanpa sebab. Hujan kelewat deras disebut-sebut sebagai salah satu faktor penyebab banjir. Selain lebat, hujan juga mengguyur kawasan setempat juga berlangsung relatif lama.
Selain itu, tanggul pembatas komplek perumahan dengan area persawahan yang jebol menjadi biang banjir masuk rumah warga. Debit air yang terlampau banyak dari sungai di kawasan sekitar tak tertampung maksimal. Alhasil, air meluap hingga masuk perumahan.
Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, banjir mengakibatkan sekitar 50 rumah warga tergenang. Sejumlah warga mengungsi ke tempat yang aman dari banjir. Seperti di masjid perumahan.
Petugas di lapangan mengevakuasi serta membantu warga yang hendak mengungsi. Terutama, warga lansia. Banjir luapan berangsur surut pada Rabu (6/3) dini hari. (den)
Editor : Deni Kurniawan