NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu - Hujan deras selama beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana longsor di Desa Pocol, Kabupaten Ngawi.
Tak tanggung-tanggung, Minggu (25/2) malam lalu, longsor menerjang dua rumah warga Ngawi di desa setempat.
Kades Pocol Uswatun Hasanah mengatakan, rumah warga yang rusak merupakan milik Minah dan Ngadi, warga desa setempat.
Tebing di belakang rumah mereka longsor setelah hujan deras yang terjadi dalam waktu cukup lama. Tebing longsor tersebut, menjebol dinding bangunan rumah.
"Sejak beberapa hari sudah hujan deras. Setelah itu, terjadi longsor dan menjebolkan dinding bagian belakang rumah warga," ujar Uswatun, Senin (26/2), mengutip ANTARA.
Beruntung saat longsor, pemilik rumah sedang beraktivitas di bagian depan, sehingga tidak menyebabkan korban jiwa.
Selain merusak dua bangunan rumah warga, tanah longsor yang terjadi di Desa Sine tersebut juga menutup akses jalan masuk ke TK dan MI di desa setempat.
Warga bersama petugas dari BPBD Kabupaten Ngawi, dibantu oleh Tagana, relawan, serta anggota Koramil dan Polsek setempat bergotong royong membersihkan material longsor.
Uswatun menilai curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir, membuat tebing tanah longsor, karena tidak kuat menahan debit air hujan yang masuk ke dalam tanah.
Pihaknya juga meminta warga sekitar untuk waspada, karena longsor masih mengancam kawasan desa setempat yang bertebing.
Pasalnya, curah hujan diperkirakan masih tinggi seiring puncak musim hujan yang terjadi pada bulan Februari.
Petugas mencatat hingga Senin (26/2) siang, sesuai pendataan terdapat empat titik tebing mengalami longsor di desa setempat.
Sesuai pemetaan BPBD Kabupaten Ngawi, Kecamatan Sine merupakan satu dari sejumlah wilayah kecamatan di daerah setempat yang rawan terjadi bencana tanah longsor saat musim hujan.
Selain Sine, kecamatan di Kabupaten Ngawi yang rawan terjadi bencana tanah longsor, di antaranya Kecamatan Ngrambe, Kendal, dan Jogorogo. (naz)
Editor : Mizan Ahsani