PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Kepastian kuota formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Ponorogo menantikan keputusan pusat.
Hingga kini pemerintah pusat belum memberikan kepastian usulan kebutuhan CPNS maupun PPPK yang dilayangkan Pemkab setempat ke pusat akhir Januari lalu.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo mengusulkan 1.104 formasi ASN.
Kepala BKPSDM Ponorogo Andi Susetyo mengungkapkan, usulan tersebut telah disetujui Bupati Sugiri Sancoko. Perinciannya, 323 formasi CPNS dan 691 PPPK.
Kini pihaknya menantikan kepastian jatah formasi dari pemerintah pusat. ‘’Formasi yang disetujui bisa jadi berkurang atau sesuai usulan kami,’’ jelas Andi.
Andi menjelaskan, usulan formasi kebutuhan abdi negara mendasar pada analisis jabatan dan analisis beban kerja (ABK) kebutuhan pegawai setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab setempat.
Untuk usulan 691 formasi PPPK terbagi menjadi 131 tenaga pendidikan, 76 tenaga kesehatan (nakes), serta 484 tenaga teknis. Sedangkan, 323 formasi CPNS terdiri dari 159 usulan formasi nakes, dan 164 formasi tenaga teknis.
Kabar baiknya, dalam seleksi PPPK nantinya tenaga non ASN atau honorer lulusan SD hingga SMA dapat mendaftar.
Kendati formasi khusus tetap menjadi prioritas, yakni honorer yang saat ini mengabdi di Pemkab Ponorogo. ‘’Ini tentu kesempatan yang baik untuk teman-teman honorer non sarjana, agar bisa ikut PPPK,’’ jelasnya.
Disinggung jadwal seleksi, Andi memperkirakan rekrutmen CPNS dibuka Mei mendatang. Perkiraan tersebut bisa jadi mundur atau maju menyesuaikan petunjuk teknis yang hingga kini belum turun ke daerah.
Sedangkan jadwal PPPK masih menantikan keputusan resmi dari pemerintah pusat. ‘
’Mekanisme PPPK formasi khusus dan CPNS berbeda. PPPK berdasarkan rangking tanpa nilai ambang batas, sedangkan CPNS harus memenuhi nilai ambang batas,’’ bebernya sembari menyarankan honorer mendaftar seleksi PPPK yang memiliki peluang lebih besar. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid