MADIUN, Jawa Pos Radar Lawu - Pemerintah menyalurkan bantuan pangan ke berbagai daerah.
Kesuksesan program ini menjadi sorotan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.
Menteri asal Kabupaten Madiun tersebut menaruh atensi khusus mengenai program bantuan pangan.
Senin (5/2), Muhadjir Effendy memantau langsung penyaluran bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kabupaten Madiun.
"Bantuan beras ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi musim kemarau panjang yang diakibatkan badai El-Nino," ujar menko PMK, seperti diwartakan ANTARA.
Muhadjir Effendy menjelaskan, lewat program ini keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat bantuan sepuluh kilogram beras.
Adapun beras yang diberikan berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan oleh Perum Bulog.
Bantuan pangan beras tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo untuk menjaga stabilitas pangan dan menekan angka inflasi di Indonesia.
"Salah satu upaya pemerintah untuk mengantisipasi krisis pangan pada akhir tahun hingga awal tahun 2024," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Muhadjir Effendy juga melihat langsung proses penyaluran bantuan pangan beras ke KPM. Dia juga menyempatkan berbincang dengan para ibu-ibu.
Sementara itu, Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto mengatakan bahwa penyaluran bantuan CBP di Kabupaten Madiun menyasar 67.104 KPM.
"Di Kabupaten Madiun, pendistribusian CBP dimulai pada tanggal 31 Januari 2024 hingga 10 Februari 2024," kata Tontro.
"Sampai dengan tanggal 5 Februari 2024 sebanyak 30.606 KPM sudah menerima bantuan, dengan total beras sebanyak 306.060 kilogram," sambungnya.
Sementara sebanyak 36.498 KPM sisanya masih dalam proses penyaluran dengan beras sebanyak 364.980 kilogram.
"Total desa yang sudah tersalurkan mencapai 95 desa, sedangkan 111 desa lainnya masih dalam proses," jelasnya.
Bantuan pangan diharapkan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan berkualitas di tengah mahalnya harga sembako di pasaran. (antara/naz)
Editor : Mizan Ahsani